Sempat Hilang di Kopo Bandung, 2 Balita WNA Asal Australia Ditemukan Selamat

2026-02-02 09:22:53
Sempat Hilang di Kopo Bandung, 2 Balita WNA Asal Australia Ditemukan Selamat
BANDUNG, — Polsek Margahayu Polresta Bandung menemukan 2 balita warga negara asing (WNA) asal Australia yang sempat hilang di perumahan Taman Kopo Indah I, Margahayu Selatan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin .Kedua anak tersebut, Jasper (5) dan Theodore (2), ditemukan dalam keadaan sehat setelah pencarian intensif oleh petugas kepolisian yang dibantu warga setempat.Peristiwa bermula saat Jasper dan Theodore sedang bermain di teras rumah mereka di Blok L-11, RT 008 RW 016, Desa Margahayu Selatan, sekitar pukul 08.00 WIB.Baca juga: Minibus Terperosok ke Jurang Usai Tabrakan di Jalur Gilimanuk–Denpasar, Sopir dan Balita MeninggalSaat itu, orangtua korban, Daniels dan Christina Megaline, berada di dalam rumah.Namun, sekitar pukul 08.30 WIB, kedua balita tersebut diketahui sudah tidak ada di halaman.Orangtua korban sempat melakukan pencarian mandiri bersama warga sekitar, tetapi tidak membuahkan hasil.Menyadari situasi darurat, kejadian ini dilaporkan ke ketua RT setempat dan diteruskan ke Polsek Margahayu pada pukul 08.45 WIB.Menerima laporan tersebut, jajaran Polsek Margahayu yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Suparnanto dan Kanit Intelkam AKP Impol Naibaho langsung menuju lokasi.Petugas menyisir area perumahan dan berkoordinasi dengan warga sekitar."Berkat kerja sama solid antara kepolisian dan masyarakat, kedua anak berhasil ditemukan sekitar pukul 09.15 WIB di sekitar Komplek Taman Kopo Indah Blok D," ujar Kapolsek Margahayu AKP Hasbi Ask Sidiqie, Senin.Baca juga: Libur Sekolah, BGN Prioritaskan MBG untuk Ibu Hamil hingga BalitaKedua balita tersebut ditemukan oleh seorang warga bernama Aum Abdilah bersama personel kepolisian.Usai dipastikan dalam kondisi sehat, Jasper dan Theodore segera diantarkan kembali ke kediaman orangtua mereka.Hasbi mengapresiasi sinergitas warga yang sigap membantu pencarian.Menanggapi kejadian ini, Kapolresta Bandung Kombes Polisi Aldi Subartono mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam mengawasi anak-anak di lingkungan rumah."Masyarakat diharapkan tidak ragu untuk segera melapor jika terjadi situasi darurat," kata Aldi.Kepolisian juga mengingatkan warga untuk memanfaatkan layanan pengaduan "Lapor Pak Kapolresta Bandung" melalui nomor WhatsApp 0822-1115-9110 guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Bandung tetap kondusif.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-02-02 07:14