Polisi Tangkap 5 Pelaku yang Tewaskan Anggota Pagar Nusa, Imbau Pesilat Seluruh Indonesia Tidak ke Demak

2026-01-11 03:46:53
Polisi Tangkap 5 Pelaku yang Tewaskan Anggota Pagar Nusa, Imbau Pesilat Seluruh Indonesia Tidak ke Demak
DEMAK, – Satreskrim Polres Demak kembali mengamankan dua orang pelaku penganiayaan terhadap anggota Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Semarang, Mohamad Bimo Saputra (17) hingga tewas.Dengan penangkapan terbaru ini, total pelaku yang diamankan menjadi lima orang.Tiga pelaku sebelumnya telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka, yakni WS (28) warga Grobogan, MB (21) warga Demak, serta satu anak berhadapan dengan hukum (ABH).Kasatreskrim Polres Demak, Iptu Anggah Mardwi Pitriyono, mengatakan dua pelaku tambahan diamankan pada Senin pagi."Ada dua orang lagi kita amanin, tiga pertama kan sudah tersangka baru tadi pagi kita amanin dua lagi," ujar Anggah melalui sambungan telepon, Senin .Baca juga: Duduk Perkara Pesilat Pagar Nusa Tewas Dikeroyok Geng Motor di DemakKedua pelaku tersebut berinisial REA (18) dan MIA (16), warga Kecamatan Karangawen, Demak. Keterlibatan keduanya terekam jelas dalam video pengeroyokan yang beredar."(Peran pelaku) sama nginjek-nginjek di video yang beredar itu," lanjutnya.Dengan demikian, Polres Demak telah mengamankan lima orang tersangka dalam kasus pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia.Insiden pengeroyokan bermula dari kegiatan kopdar lintas pesilat Pagar Nusa di lapangan Kecamatan Mranggen, Kamis malam.Korban yang merupakan warga Pedurungan, Kota Semarang, hendak mengantar rombongan dari Karangawen pulang.Namun, setibanya di area flyover, rombongan korban berpapasan dengan kelompok pemuda yang diduga geng motor.Baca juga: Saat Pagar Nusa Nganjuk Bongkar Sendiri Tugu Perguruan Silat Mereka...BMS bersama rekannya diteriaki "kreak" dan dilempari batu, sebelum akhirnya dikejar dan dianiaya pada Jumat dini hari.Korban sempat dilarikan ke rumah sakit oleh anggota Polsek Mranggen, namun nyawanya tidak tertolong. Sementara itu, rekan korban berhasil melarikan diri.Anggah menyatakan penyidik masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap peran masing-masing pelaku dan kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain."Kita periksa saksi-saksi lainnya untuk pengembangan kasus," katanya.


(prf/ega)