Wisata Baru Pantai Drini Gunungkidul, Jalannya Mirip Pantai Pandawa Bali

2026-01-15 08:04:29
Wisata Baru Pantai Drini Gunungkidul, Jalannya Mirip Pantai Pandawa Bali
 YOGYAKARTA, - Destinasi wisata di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, bertambah meriah dengan hadirnya resto di sekitar Pantai Drini. Bernama 'on the rock' menghadirkan resto dengan menghadirkan pintu masuk membelah pegunungan. Dalam soft opening, juga menghadirkan lukisan sepanjang 100 meter di pinggir pantai Drini. Memasuki kawasan on the rock, pengunjung diberikan suasana berbeda dengan konsep tangga, dan berjalan berada di tengah perbukitan yang dibelah. Baca juga: Pantai Porok Gunung Kidul, Keindahan Pantai yang Diapit 2 BukitKanan kiri seperti masuk di Pantai Pendawa, Bali. Setelah masuk disuguhi kepala patung yang besar dan di samping kawasan Pantai Drini dari ketinggian. "Untuk kursi kita menyediakan 400, namun bisa menampung 4.000 an pengunjung," kata perwakilan Manajemen On The Rock, Tarko ditemui di lokasi, Jumat . KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO on the rock dekat Pantai Drini, GunungkidulDia mengatakan, konsep ini merupakan resto dengan menikmati kawasan pantai. Ada beberapa lokasi yang bisa dikunjungi pengunjung yakni di bawah langsung ke kawasan pantai, juga di bangunan atas. Ada juga kawasan indoor. Tiket masuk saat soft opening saat ini sekitar Rp40.000 hari biasa, dan Rp50.000 saat akhir pekan dan libur. Selain itu juga menyediakan menu lokal dan internasional. "Resto dengan menikmati view pantai, pakai tiket," ucap Tarko. Baca juga: Itinerary Liburan 3D2N Yogyakarta, Ada Gunungkidul dan MalioboroTarko mengatakan, saat ini menampung puluhan pegawai yang sebagian besar penduduk lokal. "Saat ini masih pelatihan, karena baru buka hari ini ya. Masih soft opening, nanti diseleksi lagi siapa yang jadi kepala, dan lainnya," ucap dia. KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO Pintu masuk on the rock dekat Pantai Drini, GunungkidulSaat soft opening hari ini juga menampilkan tarian, DJ, hingga beberapa pelukis, dan salah satu diantaranya pelukis Nasirun yang melukis di kain sepanjang 100 meter di Pantai Drini. Nasirun mengatakan, mencampur cat dengan air laut, dan melukiskan di atas kain sepanjang 100 meter. Baca juga: 18 Wisata Pantai Gunungkidul yang Paling Terkenal, Cocok untuk Liburan Sekolah"Melukis menggunakan air dari pantai Drini. Saya melukis dengan menggunakan air di Pantai Drini, dan untuk catnya pakai yang bukan pewarna kimia, yaitu cat sendi. Tapi yang cukup lama sebenarnya meracik warnanya itu pakai air Pantai Drini,"kata dia. Salah seorang pengunjung asal Jakarta, Maria mengatakan cukup takjub dengan destinasi baru ini. "Sangat bagus ya berbeda dengan tempat yang lain," kata dia. 


(prf/ega)

Berita Lainnya

Berita Terpopuler

#2

Dalam hitungan tak sampai lima menit, Gemini langsung menyusun kolase dengan komposisi rapi, sentuhan artistik otomatis, dan kualitas gambar yang tetap tajam.Sepengalaman saya, hasil kolase buatan Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual. Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, serta tone warna konsisten dan masih bisa diubah sesuai selera.Hal ini membuat pengguna yang tidak punya kemampuan desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik dan layak dipamerkan.Berikut contoh hasil collage foto konser Raisa yang di-generate langsung dari Gemini 3 Flash Nano Banana:/ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa.9to5google Tampilan Google Gemini 3 Flash. Google rilis Gemini 3 Flash.Menurut saya, hasil kolase yang dibuat Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual.Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, dan tone warna konsisten dan bisa diubah sesuai selera. Ini membuat pengguna yang tidak punya skill desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik.Hasil editan yang rapi ini berkat Gemini 3 Flash yang baru saja dirilis pada pertengahan Desember lalu. Model AI penerus Gemini 2.5 Flash ini disebut memiliki performa nyaris setara Gemini 3 Pro, tetapi dengan kecepatan lebih tinggi dan biaya penggunaan yang lebih murah.Model Gemini berlabel “Flash” dirancang untuk respons cepat. Jadi tak heran, saat men-generate hasil foto collage rekap konser Raisa, pengguna bisa mendapatkan hasilnya dalam hitungan beberapa menit saja. Hasilnya pun tetap rapi.

| 2026-01-15 08:02