Warga Jayapura Sulap Sampah Botol Plastik Jadi Pohon Natal Cantik di Taman Imbi

2026-01-11 22:25:50
Warga Jayapura Sulap Sampah Botol Plastik Jadi Pohon Natal Cantik di Taman Imbi
JAYAPURA, – Sampah plastik yang biasanya mengotori lingkungan RT/RW dan kelurahan di Kota Jayapura kini berubah wajah. Menyambut Natal 2025, ratusan warga justru mengubahnya menjadi pohon dan pondok Natal yang unik, indah, serta ramah lingkungan.Di Taman Imbi, Distrik Jayapura Utara, Senin , Kompas.com menyaksikan pameran pondok Natal yang seluruhnya terbuat dari botol plastik bekas.Sebanyak 150 peserta dari komunitas pencinta lingkungan, kelompok Proklim binaan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Jayapura, komunitas gereja, serta perwakilan kelurahan berlomba menunjukkan kreativitas mereka.Salah satu peserta, Lopes Karubaba, mengaku butuh waktu sekitar tiga minggu untuk menyulap sampah menjadi karya seni natal yang memukau.Baca juga: Menikmati Indahnya Pohon Natal dari Botol Bekas di Katedral Tanjungkarang Lampung“Yang paling sulit itu mengumpulkan botol plastik yang masih bagus dan warnanya cocok. Apalagi saat musim lomba seperti ini, semua orang berebut bahan,” cerita Lopes sambil tertawa.Lopes tidak bekerja sendirian. Ia dibantu empat anggota keluarga lainnya. Bersama-sama mereka membersihkan, memotong, dan merakit ribuan botol plastik hingga menjadi pondok Natal yang megah dan penuh cahaya.“Kami berlima. Makanya hasilnya bisa rapi, indah, dan unik,” ujarnya bangga.Pengunjung yang datang pun tak bisa menyembunyikan kekagumannya. Entis Sutisna, salah satu pengunjung, langsung jatuh hati.“Bagus-bagus sekali! Cantik banget, apalagi terbuat dari barang bekas. Saya sampai beli dua pohon sekaligus,” kata Entis sembari menunjukkan pohon Natal yang baru dibelinya.Baca juga: Pohon Natal 7 Meter dari Galon Bekas Berdiri di Semarang, Inisiatif Kelompok Bank SampahHarga pohon dan pondok Natal di pameran ini cukup beragam, mulai dari ratusan ribu hingga Rp 2 juta, tergantung ukuran dan tingkat kerumitannya.Pameran yang berlangsung merupa ini secara resmi dibuka oleh Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, disambut antusias ratusan warga yang hadir.Menurut Abisai Rollo, kegiatan ini bukan sekadar lomba, melainkan wujud nyata kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Kota Jayapura.“Ini bentuk kekeluargaan kita semua, baik yang merayakan Natal maupun yang tidak. Kita sama-sama menjaga lingkungan dan merawat toleransi di kota ini,” tutur Wali kota.


(prf/ega)