Pemerintah Tambah 280 Perangkat Starlink untuk Daerah Banjir Sumatera

2026-01-15 22:25:50
Pemerintah Tambah 280 Perangkat Starlink untuk Daerah Banjir Sumatera
JAKARTA, - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyampaikan bahwa pemerintah menambah 280 unit perangkat Starlink untuk mempercepat jaringan komunikasi pascabencana Sumatera."Untuk daerah yang belum pulih ditambahkan Starlink, kami saat ini menambah 280 unit dan bersamaan dengan itu percepatan pemulihan jaringan komunikasi terus dilakukan," ujar Pratikno dalam konferensi pers di Lanud Halim, Senin ."Terkait listrik, pengiriman genset, mobil penjernih air, truk tangki, sumur siap pakai, toilet darurat, dan berbagai alat lainnya terus ditambahkan, diperluas pengoperasiannya," ucapnya.Baca juga: TNI AD Kirim Puluhan Starlink ke Wilayah Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar"Di Aceh terdapat tujuh kabupaten/kota yang sudah masuk ke fase transisi rehabilitasi dan rekonstruksi, sedangkan 11 kabupaten/kota di Aceh masih memperpanjang masa tanggap darurat," kata dia.Baca juga: Pratikno: 11 Kabupaten di Aceh Akan Perpanjang Status Tanggap DaruratKemudian, di Sumatera Utara sebanyak delapan kabupaten/kota yang masuk ke tahap transisi rehabilitasi dan rekonstruksi dan delapan kabupaten/kota masih berstatus tanggap darurat.Lalu, di Sumatera Barat terdapat 10 kabupaten/kota yang masuk ke fase transisi rehabilitasi dan rekonstruksi dan tiga kabupaten/kota berada dalam fase tanggap darurat.Pratikno juga menyampaikan perihal operasional rumah sakit umum daerah (RSUD) yang kini sudah mulai pulih."Yang alhamdulillah perlu kita syukuri saat ini seluruh RSUD telah beroperasi, masih ada sebagian yang belum beroperasi penuh," ucapnya.Sedangkan, dari 867 puskesmas yang terdampak, tersisa delapan yang masih dalam tahap recovery dan dilakukan percepatan pemulihan."Kami terus melakukan pengiriman fasilitasi relawan para dokter spesialis, dokter umum, dan juga calon dokter yang internship menjadi relawan kesehatan di daerah terisolir," tuturnya.Para relawan tenaga kesehatan akan fokus pada layanan kesehatan dasar, bedah minor, dan trauma healing untuk para korban bencana.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-01-15 21:36