Taman Safari Indonesia Hadiahkan Wuling Air EV Lite untuk Pemenang IAPVC 2025

2026-01-12 05:34:50
Taman Safari Indonesia Hadiahkan Wuling Air EV Lite untuk Pemenang IAPVC 2025
– Taman Safari Indonesia (TSI) resmi menutup rangkaian International Animal Photo & Video Competition (IAPVC) ke-34 melalui malam penghargaan yang digelar di MGP Space, SCBD Jakarta, Sabtu .Mengusung tema “The Picture of Nature’s Secret”, ajang tahunan itu menjadi wadah apresiasi bagi para fotografer dan videografer yang telah mengabadikan keindahan serta pesan pelestarian satwa liar melalui karya visual yang inspiratif.Tahun ini, IAPVC mencatat rekor baru dengan 26.291 karya dari 9.115 peserta atau meningkat 10 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya.Antusiasme itu menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap konservasi satwa dan sekaligus membuktikan bahwa kamera dan ponsel kini menjadi sarana efektif untuk menyuarakan pesan pelestarian alam.Taman Safari Indonesia berkomitmen menjadikan ajang tersebut sebagai platform kreatif yang memadukan seni, edukasi, dan aksi nyata dalam mendukung keberlanjutan bumi.Sorotan utama malam penghargaan jatuh kepada peraih Grand Prize IAPVC 2025 Adhitya Wibhawa. ia sukses memukau dewan juri lewat potret seekor elang dengan pencahayaan dramatis dan komposisi yang kuat.dok. Adhitya Wibhawa Potret seekor elang dengan pencahayaan dramatis dan komposisi yang kuat karya pemenang Grand Prize International Animal Photo & Video Competition (IAPVC) 2025 Adhitya Wibhawa. Lewat pendekatan visual yang minimalis, tetapi sarat makna, Adhitya berhasil menangkap esensi ketenangan, kekuatan, dan kesunyian alam liar.Atas prestasinya, Taman Safari Indonesia menghadiahkan 1 unit mobil listrik Wuling Air EV Lite sebagai simbol apresiasi tertinggi bagi kreativitas dan kepedulian terhadap konservasi satwa.Presiden Direktur Taman Safari Indonesia Aswin Sumampau mengatakan, setiap karya yang diterima seakan berbicara tentang perjuangan, keindahan, dan harapan.“Karya para peserta mengingatkan kita bahwa konservasi bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tetapi gerakan bersama yang lahir dari kreativitas dan kepedulian,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Minggu .


(prf/ega)