Sopir Bus Cahaya Trans yang Kecelakaan Maut di Tol Semarang Ternyata Pakai SIM Palsu

2026-01-14 16:30:59
Sopir Bus Cahaya Trans yang Kecelakaan Maut di Tol Semarang Ternyata Pakai SIM Palsu
SEMARANG, - Bus Cahaya Trans yang terlibat kecelakaan di Simpang Susun Tol Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah, terungkap menggunakan Surat Izin Mengemudi (SIM) B I Umum palsu.Gilang (22), sopir bus tersebut, diketahui merupakan warga Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat.Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol M Pratama Adhyasastra, menyatakan bahwa hasil koordinasi dengan Ditlantas Polda Sumatera Barat mengonfirmasi instansinya tidak pernah menerbitkan SIM untuk Gilang."Hal itu diperkuat dari pengakuan yang bersangkutan," kata Pratama, Senin .KOMPAS.COM/Muchamad Dafi Yusuf Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol M. Pratama Adhyasastra saat ditemui di sekitar Terminal Terboyo Semarang. Di sisi lain, Polda Jawa Tengah masih mendalami temuan pemalsuan SIM tersebut.Tindak pidana pemalsuan SIM ini akan menjadi perkara terpisah di luar jeratan Pasal 310 ayat (6) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang kini menjerat Gilang sebagai tersangka."Kami akan dalami kelengkapan surat kendaraan, ramcek terakhir, dan menerapkan pasal lain," ujar Pratama.Berdasarkan penyelidikan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jawa Tengah bersama Korps Lalu Lintas Mabes Polri, bus tersebut melaju dengan kecepatan rata-rata 75 kilometer per jam saat melintas dari Tol Subang.Sopir sempat berhenti untuk buang air kecil di sepanjang Tol Batang."Jadi indikasinya sopir dalam kondisi sadar penuh atau tidak mengantuk," ungkap Pratama.Kecelakaan yang menyebabkan 16 penumpang meninggal dunia ini terjadi pada Senin . Saat melintasi ruas jalan yang menikung, pengemudi diduga kehilangan kendali, menyebabkan kendaraan oleng ke kanan dan menabrak pembatas jalan tol.Bus tersebut membawa penumpang dari Bogor menuju Yogyakarta.Kombes Pol M. Pratama Adhyasastra, Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, ditemui di sekitar Terminal Terboyo Semarang.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Kamera belakang Honor 500 Pro juga lebih canggih, dengan konfigurasi kamera utama 200 MP, kamera ultrawide 12 MP, dan kamera telefoto 50 MP dengan zoom optis 3x.Sementara Honor 500 reguler dibekali kamera utama 200 MP dan kamera ultrawide 12 MP yang sama tapi tanpa kamera telefoto.Baca juga: Honor X6b Plus Meluncur, HP Tahan Banting Harga Rp 1 JutaanSelebihnya, spesifikasi Honor 500 dan Honor 500 Pro di China sama. Keduanya kompak dibekali layar AMOLED 6,55 inci dengan resolusi 1,5K (2.736 x 1.264 piksel), refresh rate 120 Hz, tingkat kecerahan hingga 6.000 nits.Layar Honor 500 series diklaim punya bezel yang tipis, sekitar 1,05 mm. Layar ini juga mendukung pemindai sidik jari di bawah layar. Layar keduanya memiliki punch hole yang menampung kamera depan 50 MP.Honor Honor 500 dan Honor 500 Pro kompak dibekali layar AMOLED 6,55 inci dengan resolusi 1,5K (2.736 x 1.264 piksel), refresh rate 120 Hz, tingkat kecerahan hingga 6.000 nits.Untuk software, Honor 500 dan 500 Pro menjalankan sistem operasi Android 16 dilapisi antarmuka MagicOS 10.0Kedua perangkat mendukung Honor Phantom Engine. Honor mengeklaim ini memungkinkan pengalaman main game-nya bakal terasa lebih smooth dan responsif. Pasalnya, ponsel disebut dapat mempertahankan 120fps stabil dalam game MOBA populer, dengan frame rate rendah 1 persen mencapai 118,4fps dan diklaim memiliki tingkat jitter 0,00 persen.Baca juga: Honor MagicPad 3 Pro Resmi, Tablet Flagship Pertama dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5Kedua ponsel flagship Honor ini ditopang baetai jumbo sebesar 8.000 mAh dengan dukungan pengisian cepat (fast charging) 80 watt via kabel, 27 watt reverse wired charging, dan 50 wall nirkabel (varian Pro saja).

| 2026-01-14 15:56