Propam Dalami Hubungan AKBP Basuki dengan Dosen Untag yang Tewas di Kamar Hotel

2026-01-15 08:21:50
Propam Dalami Hubungan AKBP Basuki dengan Dosen Untag yang Tewas di Kamar Hotel
SEMARANG, – Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Jawa Tengah tengah mendalami hubungan antara AKBP Basuki dan seorang dosen Untag berinisial D (35) yang ditemukan tewas di kamar hotel wilayah Gajahmungkur, Kota Semarang.Dirreskrimum Polda Jawa Tengah Kombes Dwi Subagio mengaku, pihaknya telah mengetahui bahwa korban dan AKBP Basuki tinggal bersama dan berada dalam satu kartu keluarga.Informasi itu didapat setelah pihak kepolisian bertemu dengan mahasiswa dari kampus tempat korban mengajar."Ini yang baru kami tahu," kata Dwi.Baca juga: AKBP Basuki Dipatsus 20 Hari, Diduga Terlibat Satu KK dengan Dosen Untag Semarang yang Tewas di HotelDwi juga tidak membantah bahwa korban dan AKBP Basuki pernah terlihat beraktivitas bersama.Namun, ia belum dapat membeberkan rinciannya karena masih dalam pendalaman."Sedang kami dalami bagaimana hubungan sebenarnya antara mereka ini," lanjutnya.Ia meminta masyarakat yang mengetahui informasi terkait peristiwa tewasnya dosen D agar melaporkannya kepada penyidik."Kami akan dalami itu," ujarnya.Dosen D ditemukan tewas pada Senin, 17 November 2025, di sebuah kamar hotel dalam keadaan tanpa busana.Belakangan terungkap bahwa AKBP Basuki sempat berada bersama korban di kamar itu.Baca juga: 9 Fakta Dosen Untag Meninggal di Hotel Semarang, Keluarga Sebut Banyak KejanggalanDalam gelar perkara Bidpropam, AKBP Basuki diduga melanggar kode etik karena tinggal bersama korban tanpa ikatan perkawinan yang sah.Atas dugaan pelanggaran tersebut, AKBP Basuki dijatuhi penempatan dalam ruang khusus (patsus) selama 20 hari, mulai 19 November hingga 8 Desember 2025.Kabid Propam Polda Jawa Tengah, Kombes Saiful Anwar, menyampaikan bahwa penempatan khusus itu merupakan bagian dari pemeriksaan dugaan pelanggaran etik.“Penempatan khusus ini dilakukan sebagai bagian dari proses pemeriksaan dugaan pelanggaran etik yang dilakukan AKBP Basuki,” kata Saiful, Kamis .Baca juga: Sebelum Meninggal, Dosen Perempuan yang Tewas di Hotel Semarang Ternyata Tinggal Bersama PolisiIa menegaskan bahwa patsus merupakan langkah awal untuk memastikan pemeriksaan berjalan profesional dan transparan."Dan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.Saiful juga menekankan komitmen Polda Jawa Tengah dalam menindak setiap pelanggaran anggota Polri.“Tidak ada pengecualian dalam penegakan aturan. Siapapun anggota yang terbukti melakukan pelanggaran akan diproses sesuai ketentuan, tanpa memandang pangkat maupun jabatan,” tandasnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Dalam hitungan tak sampai lima menit, Gemini langsung menyusun kolase dengan komposisi rapi, sentuhan artistik otomatis, dan kualitas gambar yang tetap tajam.Sepengalaman saya, hasil kolase buatan Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual. Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, serta tone warna konsisten dan masih bisa diubah sesuai selera.Hal ini membuat pengguna yang tidak punya kemampuan desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik dan layak dipamerkan.Berikut contoh hasil collage foto konser Raisa yang di-generate langsung dari Gemini 3 Flash Nano Banana:/ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa.9to5google Tampilan Google Gemini 3 Flash. Google rilis Gemini 3 Flash.Menurut saya, hasil kolase yang dibuat Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual.Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, dan tone warna konsisten dan bisa diubah sesuai selera. Ini membuat pengguna yang tidak punya skill desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik.Hasil editan yang rapi ini berkat Gemini 3 Flash yang baru saja dirilis pada pertengahan Desember lalu. Model AI penerus Gemini 2.5 Flash ini disebut memiliki performa nyaris setara Gemini 3 Pro, tetapi dengan kecepatan lebih tinggi dan biaya penggunaan yang lebih murah.Model Gemini berlabel “Flash” dirancang untuk respons cepat. Jadi tak heran, saat men-generate hasil foto collage rekap konser Raisa, pengguna bisa mendapatkan hasilnya dalam hitungan beberapa menit saja. Hasilnya pun tetap rapi.

| 2026-01-15 07:29