Hari Antikorupsi Sedunia 9 Desember: Sejarah dan Tema di 2025

2026-01-14 09:42:54
Hari Antikorupsi Sedunia 9 Desember: Sejarah dan Tema di 2025
- Hari Antikorupsi Sedunia diperingati setiap tanggal 9 Desember untuk meningkatkan kesadaran global tentang dampak buruk korupsi dan mendorong penerapan Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa Menentang Korupsi (UNCAC). Hari ini ditetapkan oleh Majelis Umum PBB pada 31 Oktober 2003 melalui Resolusi 58/4, tepat setelah UNCAC diadopsi sebagai instrumen hukum internasional pertama yang mengikat secara universal untuk memerangi korupsi. UNCAC mulai berlaku pada Desember 2005 setelah diratifikasi oleh 190 negara bagian, dengan Kantor Narkoba dan Kejahatan PBB (UNODC) ditunjuk sebagai sekretariat Konferensi Para Negara Pihak. Baca juga: Sejarah Lahirnya Hari Bank Dunia 4 Desember dari Resolusi PBBMelansir dari laman World Economic Forum, sejarah UNCAC berawal dari pengakuan bahwa korupsi menghambat pembangunan, melemahkan demokrasi, dan menciptakan ketidakstabilan dengan merusak pemilu serta penegakan hukum. Majelis Umum PBB mengesahkan United Nations Convention Against Corruption (UNCAC) di New York, 31 Oktober 2003. Konvensi ini mencakup pencegahan, penegakan hukum, kerjasama internasional, dan pemulihan aset, menjadikannya kerangka kerja komprehensif pertama yang melibatkan pemerintah, masyarakat sipil, sektor swasta, dan individu. Peringatan hari ini bertujuan mempromosikan transparansi, integritas, dan akuntabilitas sebagai nilai bersama untuk mengatasi korupsi yang memengaruhi aspek sosial, politik, dan ekonomi di seluruh dunia.Dua tahun kemudian, pada Desember 2005, konvensi ini resmi berlaku setelah diratifikasi oleh lebih dari 190 negara.PBB juga menetapkan tanggal 9 Desember sebagai Hari Antikorupsi Internasional untuk memperingati lahirnya komitmen global melawan korupsi.Langkah ini bukan sekadar simbolik. UNCAC mewajibkan negara anggota membentuk kebijakan transparansi, memperkuat lembaga pengawasan, serta memfasilitasi kerja sama internasional dalam pengembalian aset hasil korupsi.Inilah momen ketika dunia menyadari bahwa korupsi bukan lagi isu domestik, tetapi masalah lintas batas yang menuntut kerja sama global.Baca juga: Lambertus Nikodemus Palar, Kunci Diplomasi Indonesia di PBB Pasca KemerdekaanMenurut laman Ethics and Anti-Corruption Commision, tanggal 9 Desember dipilih oleh Majelis Umum PBB sebagai cara untuk:UNODC menyebut 9 Desember sebagai momen untuk “mengajak seluruh dunia meningkatkan kesadaran dan memperkuat tekad kolektif membrantas korupsi”.Peringatan ini menjadi penting karena korupsi bukan hanya masalah elite politik. Ia mempengaruhi:Karena itu, Hari Antikorupsi bukan hanya simbolik, melainkan sebagai kampanye global untuk membangun budaya integritas.Baca juga: PBB dan Tata Dunia Baru Pasca Perang Dunia II


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-14 07:49