7.780 Rumah Warga Langkat Sumut Rusak akibat Banjir, Pemerintah Siapkan Bantuan Rp 15-60 Juta

2026-01-12 07:03:55
7.780 Rumah Warga Langkat Sumut Rusak akibat Banjir, Pemerintah Siapkan Bantuan Rp 15-60 Juta
MEDAN, - Bupati Langkat Syah Afandi atau akrab disapa Ondim menyampaikan bahwa ada ribuan rumah warga yang rusak akibat diterjang banjir."Sejauh ini ada 7.780 rumah warga yang rusak akibat banjir," kata Ondim kepada Kompas.com melalui saluran telepon pada Kamis .Ia mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait perbaikan rumah warga yang rusak."Hasilnya, ada tiga klaster perbaikan rumah, mulai dari kerusakan ringan akan diberikan bantuan Rp 15 juta," ujar Ondim."Lalu, untuk rusak sedang Rp 30 juta dan rusak berat Rp 60 juta," tambahnya.Baca juga: Warga Meninggal akibat Banjir di Langkat Sumut Bertambah Jadi 13 OrangDi samping itu, pihaknya masih berkoordinasi pula dengan Pemerintah Provinsi Sumut untuk memperbaiki tanggul yang jebol."Saat ini proses masih perbaikan karena ini tidak hanya satu tanggul tapi ada puluhan. Makanya, ini kami terus berkoordinasi dengan provinsi untuk perbaikannya," ungkap Ondim.Sebelumnya diberitakan, ada 16 kecamatan yang terdampak banjir di Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara.Adapun kecamatan yang masih terendam banjir adalah Tanjung Pura.Penyebabnya adalah tanggul yang jebol sehingga aliran Sungai Batang Hari masuk ke permukiman.Sejauh ini, ada beberapa langkah tanggap darurat yang telah diambil.Pertama, proses perbaikan tanggul menggunakan goni berisi pasir.Kedua, membangun empat dapur umum untuk mendistribusikan kebutuhan pokok.Setiap harinya, dapur umum itu dapat memproduksi 6.000 nasi bungkus.Selain itu, tersedia pula beras, mi instan, telur, dan lainnya.Namun, dia mengakui bahwa ada kendala dalam mendistribusikannya ke beberapa titik yang masih tergenang.Baca juga: Tidur Beralas Tikar di Tanggul, Korban Banjir Langkat Sumut Menanti Pulang ke Rumah"Akses ke daerahnya masih terendam air memang agak kesulitan. Tetapi kita melalui perangkat desa kita minta jemput barang untuk disampaikan ke warga," ucap Ondim saat ditanyai di kantor Dinas Sosial Langkat pada Jumat .Untuk air bersih, pihaknya telah melepas 20 unit truk tangki berkapasitas 7.000 liter air bersih ke titik-titik korban terdampak banjir."Kalau di Tanjung Pura ada sekitar 15 posko yang sudah dibangun," ucap Ondim.


(prf/ega)