Hasilkan Data Akurat dan Efisien, BPS Hadirkan Inovasi dalam SE2026

2026-01-12 04:05:54
Hasilkan Data Akurat dan Efisien, BPS Hadirkan Inovasi dalam SE2026
– Dunia usaha merupakan motor penggerak utama perekonomian nasional yang menjadi kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia.Sebagai upaya memetakan perkembangan sektor perekonomian secara menyeluruh, Badan Pusat Statistik (BPS) siap menggelar Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), kegiatan pendataan berskala nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali pada tahun berakhiran enam.Melalui SE2026, BPS akan menghimpun data komprehensif mengenai seluruh kegiatan ekonomi selain sektor pertanian di Indonesia, mulai dari usaha mikro kecil menengah (UMKM), hingga besar.Berbeda dengan pelaksanaan SE2016, kini BPS menghadirkan inovasi dalam SE2026 melalui pendataan berbasis teknologi digital untuk menghasilkan data yang lebih akurat dan efisien.Baca juga: BPS Jateng Siap Gelar Sensus Ekonomi 2026, Fokus Tangkap Potensi Usaha dan DigitalisasiSejumlah inovasi tersebut antara lain pendataan multimoda, pemanfaatan data administrasi dan geospasial, penggunaan Statistical Business Register (SBR), serta optimalisasi monitoring penyelenggaraan SE2026 melalui pemanfaatan National Statistics Command Centre.Adapun data yang akan dikumpulkan dalam SE2026 mencakup jumlah dan sebaran usaha, tenaga kerja, nilai produksi, serta struktur industri di setiap wilayah.Dengan data yang lengkap, akurat, dan mutakhir, SE2026 diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih inklusif.Bagi pemerintah, SE2026 menyediakan basis data yang kuat untuk merumuskan kebijakan ekonomi nasional dan daerah.Baca juga: Dialog Jadi Fondasi Kebijakan Ekonomi Kerakyatan di KupangDengan begitu, kebijakan yang dihasilkan dapat lebih tepat sasaran untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan UMKM.Data SE2026 tidak hanya berguna bagi pemerintah, melainkan juga dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha dan investor untuk mengambil keputusan strategis.Bagi pelaku usaha, hasil SE2026 akan menjadi sumber informasi berharga untuk mengenali potensi pasar baru, memahami pola perkembangan sektor ekonomi, serta mengidentifikasi wilayah dengan peluang investasi menjanjikan.Selain itu, data SE2026 juga membantu pelaku usaha memahami sektor-sektor unggulan yang sedang tumbuh, baik di tingkat nasional maupun regional.Baca juga: OJK Ungkap Sektor-sektor Unggulan untuk Pembiayaan Bank 2025Informasi tersebut dinilai penting untuk menghadapi tantangan persaingan global, mengingat pengambilan keputusan berbasis data menjadi kunci keberhasilan bisnis.Dari sisi investor, SE2026 menjadi acuan penting dalam penentuan arah investasi nasional. Informasi yang dihasilkan dapat membantu mereka memahami kondisi perekonomian secara makro maupun mikro, termasuk sektor-sektor yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi.Dengan merujuk pada data yang valid, investor dapat menilai daerah yang layak menjadi tempat penanaman modal, sehingga risiko investasi dapat diminimalkan.Hasil sensus ekonomi juga dapat digunakan oleh berbagai lembaga penelitian dan sektor swasta untuk menganalisis dinamika dunia usaha di Indonesia, termasuk tren digitalisasi dan perubahan perilaku konsumen.Baca juga: Kementerian Ekonomi Kreatif Kerja Sama dengan BPS, Dukung Sensus Ekonomi 2026Dengan demikian, SE2026 bukan sekadar kegiatan statistik, tetapi juga instrumen strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi nasional yang berdaya saing dan berkelanjutan.Cakupan serta manfaatnya yang luas menjadikan SE2026 sebagai tonggak penting dalam memperkuat fondasi data ekonomi Indonesia.Melalui partisipasi aktif seluruh pelaku usaha dan masyarakat, BPS optimistis SE2026 akan menghasilkan data yang mampu menggambarkan kondisi ekonomi saat ini sekaligus menjadi panduan strategis untuk menavigasi masa depan pembangunan ekonomi nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.


(prf/ega)