Keluarga Korban Histeris Saat Jasad Korban Pembunuhan KBA Pemalang Tiba di Rumah Duka, Warga: Diduga Motif Utang

2026-01-11 23:05:53
Keluarga Korban Histeris Saat Jasad Korban Pembunuhan KBA Pemalang Tiba di Rumah Duka, Warga: Diduga Motif Utang
PEMALANG, - Tangisan dan teriakan histeris akhirnya pun pecah saat jasad korban pembunuhan ibu rumah tangga yang ditemukan di kamar mandi perumahan Kota Bale Agung (KBA) Desa Saradan, Pemalang, Jawa Tengah, tiba di rumah duka Desa Lawang Rejo pada Senin sore.Keluarga korban dan ratusan warga setempat tampak memadati sebuah jalan desa menanti jasad korban usai dilakukan otopsi oleh tim Inafis Polda Jawa Tengah di RSUD M. Ashari Pemalang.Adik korban, Ipank, menyebut pelaku yang diduga adalah tetangganya itu berharap dihukum setimpal.Sebab, saat melakukan perbuatannya, seolah-olah pelaku tidak melakukan tindakan pembunuhan.Baca juga: Pencarian Korban Longsor Cilacap Ditutup, 21 Meninggal dan Dua Korban Belum DitemukanBahkan, pada hari Minggu , pelaku terlihat masuk ke rumah yang berada persis di depan rumah korban."Kami keluarga kaget saat mendapat kabar jika kakak saya ditemukan meninggal dunia di rumah milik pelaku yang sebelumnya belum ditempati pelaku," ucapnya.Dikatakan Ipank, pelaku memiliki istri yang sedang menjalani persalinan di rumah sakit swasta di Pemalang.Meski begitu, dirinya tidak mengetahui motif pelaku yang tega menghabisi nyawa kakaknya itu.Dari informasi yang dihimpun Kompas.com, pelaku memiliki utang kepada korban dan berencana ingin menagihnya.Pada Sabtu , korban meninggalkan rumahnya dengan alasan membuat janji dengan pelaku di rumah barunya untuk melunasi secara langsung dengan uang tunai.Tidak menyadari niat jahat pelaku, korban menemuinya, dan saat itu korban sempat mengabarkan kedatangan dirinya ke rumah pelaku kepada sahabatnya melalui pesan WhatsApp.Kasat Reskrim Polres Pemalang, AKP Johan Widodo, mengatakan, untuk kepentingan penyelidikan, jasad korban telah dilakukan otopsi oleh tim Inafis Polda Jawa Tengah dan tim kedokteran."Guna kepentingan penyelidikan, kami bekerja sama dengan tim Inafis Polda Jateng untuk melakukan otopsi untuk mengetahui kematian korban," ungkapnya.Saat ditemukan pertama kali, visum awal dari Puskesmas setempat memperkirakan kematian korban sudah 12 jam dengan luka di kepala yang bukan dari senjata tajam."Kami sudah mengantongi indikasi terduga pelaku, walaupun sampai saat ini yang bersangkutan masih belum kita temukan. Namun, kami berupaya untuk melakukan penangkapan," kata Johan.Sebelumnya, Minggu malam, warga Perumahan Subsidi di Desa Saradan, Pemalang, Jawa Tengah, digegerkan dengan penemuan jasad wanita berinisial Kus (38) di kamar mandi dengan kondisi badan, tangan, dan kaki terikat tali tambang. Kepala korban juga ditutup menggunakan kantong plastik.


(prf/ega)