Jadwal Libur Lebaran 2026: Idul Fitri, Cuti Bersama, dan Catatan Pentingnya

2026-01-11 22:41:51
Jadwal Libur Lebaran 2026: Idul Fitri, Cuti Bersama, dan Catatan Pentingnya
- Tahun 2026 akan menjadi momen istimewa bagi masyarakat muslim di Indonesia.Berdasarkan kalender resmi, perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah akan berimpitan sangat dekat dengan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.Kondisi ini menciptakan deretan tanggal merah dan cuti bersama yang panjang dalam satu pekan.Bagi Anda yang sedang menyusun rencana tahunan atau itinerary mudik, mengetahui jadwal pasti sangatlah krusial.Pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri telah merilis ketetapan libur nasional dan cuti bersama. Berikut adalah rincian lengkap jadwal Lebaran 2026, potensi perbedaan tanggal penetapan, serta catatan penting yang perlu diperhatikan.Baca juga: Menurut Hitungan Astronomi, Kapan Lebaran 2026?Merujuk pada SKB 3 Menteri (Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PAN-RB), libur Lebaran 2026 terintegrasi dengan libur Nyepi.Ini menjadikan pekan ketiga bulan Maret 2026 sebagai "minggu libur nasional".Berikut adalah rincian libur nyepi dan lebaran 2026.Dengan skema di atas, masyarakat mendapatkan kesempatan libur selama 7 hari berturut-turut tanpa putus, mulai dari Rabu hingga Selasa.Ini merupakan durasi yang cukup panjang untuk melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman maupun wisata domestik tanpa perlu mengajukan cuti tahunan tambahan.Baca juga: Kapan Puasa Ramadhan dan Lebaran 2026? Ini Jadwal Lengkap Beserta Libur PanjangnyaMeskipun jadwal libur telah ditetapkan dalam kalender Masehi, penetapan 1 Syawal 1447 H secara syariat Islam berpotensi mengalami perbedaan.Dalam penetapan 1 Syawal 1447 H, pemerinta menggunakan kriteria Imkanur Rukyat (kemungkinan hilal bisa dilihat) yang disepakati oleh Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).Kriteria ini mensyaratkan hilal baru dianggap sah jika memiliki ketinggian minimal 3 derajat dengan elongasi minimal 6,4 derajat.Dengan kriteria tersebut, 1 Syawal 1447 H versi pemerintah diprediksi jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.Hal ini dikarenakan pada petang hari Jumat, 20 Maret 2026, posisi hilal diprediksi belum memenuhi kriteria visibilitas minimal untuk dapat diamati secara rukyat.


(prf/ega)