Harga Emas Dunia Stabil, Pasar Menanti Keputusan The Fed

2026-01-15 09:12:53
Harga Emas Dunia Stabil, Pasar Menanti Keputusan The Fed
- Harga emas dunia stabil pada Jumat waktu setempat atau atau Sabtu pagi, setelah sempat turun lebih dari 1 persen.Kondisi ini terjadi saat pelaku pasar meningkatkan ekspektasi pemangkasan suku bunga Amerika Serikat (AS) pada Desember, menyusul pernyataan dovish dari Federal Reserve (The Fed).Dilansir dari Reuters, harga emas spot tercatat stabil di level 4.086,57 dollar AS per troy ounce setelah sebelumnya turun lebih dari 1 persen. Secara mingguan, emas berpotensi mencatat kenaikan 0,1 persen.Baca juga: Pertambangan Jadi Backbone Indonesia Emas 2045, Ini Tantangan Eksplorasi, Teknologi, hingga PersepsiSementara itu, kontrak emas berjangka AS pengiriman Desember naik 0,5 persen menjadi 4.079,5 dollar AS per troy ounce.Presiden The Fed New York, John Williams, mengatakan bank sentral masih memiliki ruang untuk memangkas suku bunga dalam waktu dekat tanpa mengganggu target inflasi. Komentar tersebut dinilai memberikan dukungan bagi pasar emas.“Pernyataan ini jelas mendukung… dan memberikan sentimen positif bagi pelaku pasar emas hari ini,” ujar Jim Wyckoff, analis senior Kitco Metals.Peluang pemangkasan suku bunga The Fed pada pertemuan berikutnya meningkat menjadi 74 persen, dari sebelumnya 40 persen.Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini 22 November 2025 Turun Rp 7.000 per GramSementara itu, laporan pasar tenaga kerja menunjukkan pertumbuhan yang beragam. Nonfarm payrolls naik 119.000 pada Oktober, jauh di atas proyeksi 50.000. Namun, tingkat pengangguran naik ke level tertinggi dalam empat tahun.Sebagai aset tanpa imbal hasil, emas cenderung menguat pada kondisi suku bunga rendah.Di sisi lain, beberapa pejabat The Fed masih mempertahankan sikap hawkish. Presiden The Fed Dallas, Lorie Logan, menyatakan tingkat suku bunga sebaiknya tetap ditahan “untuk sementara waktu”.Wyckoff menambahkan, pelaku pasar juga memantau pergerakan bursa saham AS. “Jika pasar saham menguat tajam hari ini, itu dapat menekan harga emas karena meningkatnya selera risiko,” ujarnya.Baca juga: Harga Emas di Pegadaian 22 November 2025: Galeri 24 dan UBS Kompak TurunSejalan dengan itu, indeks utama Wall Street terpantau menguat setelah meningkatnya perkiraan pemangkasan suku bunga The Fed bulan depan.Sementara itu, permintaan emas fisik di pasar Asia masih lemah akibat volatilitas harga.Selain emas, pergerakan logam mulia lainnya tercatat sebagai berikut: perak turun 0,4 persen menjadi 50,39 dollar AS per troy ounce; platinum naik 0,1 persen menjadi 1.512,67 dollar AS; palladium naik 0,2 persen menjadi 1.380 dollar AS per troy ounce.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Hans Patuwo bukan sosok baru di lingkungan GoTo. Ia telah bekerja hampir delapan tahun di ekosistem Gojek, GoPay, dan GoTo. Ia bergabung dengan Gojek pada 2018 sebagai Chief Operating Officer, dengan fokus pada penguatan operasional dan ekosistem mitra driver.Pada 2021, Hans dipercaya memimpin unit bisnis yang kemudian berkembang menjadi GoTo Financial. Di posisi tersebut, ia mengawasi peluncuran layanan pinjaman dan pengembangan aplikasi GoPay, yang kini menjadi salah satu platform fintech terbesar di Indonesia.Baca juga: KPPU Denda TikTok Rp 15 Miliar Karena Telat Lapor Akuisisi TokopediaAwal 2024, Hans ditunjuk sebagai Chief Operating Officer GoTo dan bertanggung jawab atas strategi grup serta proyek migrasi cloud perusahaan. Perannya kembali diperluas pada Juli 2025, ketika ia dipercaya sebagai Presiden On-Demand Services.Sebelum bergabung dengan Gojek, Hans memiliki pengalaman internasional dengan bekerja di Amerika Serikat, China, dan Singapura. Ia juga pernah menjabat sebagai Partner di firma konsultan manajemen global McKinsey.YouTube.com/Gojek Goto, layanan Gojek dan Tokopedia.Penunjukan CEO baru ini terjadi di tengah sorotan pasar terhadap arah strategis perusahaan hasil merger antara Gojek dan Tokopedia itu.Berdasarkan laporan Bloomberg, saham GoTo tercatat naik sekitar 20 persen sepanjang kuartal ini di Bursa Efek Indonesia, mengungguli kinerja sejumlah perusahaan ride-hailing dan pengantaran global.Kenaikan saham tersebut terjadi menjelang Rapat Umum Pemegang Saham yang menjadi momen penting bagi arah strategis perusahaan, termasuk persetujuan pengangkatan Hans Patuwo sebagai CEO baru.Meski saham GoTo menguat, valuasi perusahaan masih jauh dari masa awal IPO. Kapitalisasi pasar GoTo kini berada di bawah 5 miliar dollar AS, turun drastis dari puncaknya yang sempat menembus 30 miliar dollar AS pada 2022.

| 2026-01-15 09:02