Top 3 News: Gus Yahya Klaim Konflik Internal PBNU Selesai Usai Pertemuan di Surabaya

2026-01-16 07:37:17
Top 3 News: Gus Yahya Klaim Konflik Internal PBNU Selesai Usai Pertemuan di Surabaya
Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf menegaskan bahwa seluruh persoalan internal PBNU telah selesai setelah digelarnya pertemuan jajaran pimpinan di Pondok Pesantren Miftachussunnah, Surabaya, Jawa Timur, Minggu 28 Desember 2025. Itulah top 3 news hari ini.Gus Yahya mengatakan pertemuan di Surabaya menjadi penegasan atas kesepakatan yang sebelumnya dicapai dalam pertemuan di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, pada Kamis pekan lalu.Ia menyebut pertemuan berlangsung secara sederhana dengan diisi selawat dan silaturahim guna memperkuat ikatan kebersamaan para pimpinan PBNU.AdvertisementSementara itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap alasan yang menjadi dasar penghentian penyidikan kasus dugaan korupsi pemberian izin kuasa pertambangan eksplorasi dan eksploitasi yang melibatkan mantan Bupati Konawe Utara, Aswad Sulaiman, pada tahun 2024.Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa alasan pertama adalah adanya kendala dalam perhitungan kerugian negara terkait kasus tersebut.Menurut Budi, Pasal 2 dan 3 yang dimaksud tercantum dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor).Berita terpopuler lainnya di kanal News Liputan6.com adalah terkait kebakaran terjadi di kawasan Gedung Sarinah, Jl MH Thamrin, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu 28 Desember 2025.Dalam video yang beredar di media sosial, tampak api membakar sebuah papan reklame bangunan bagian atas gedung. Asap tebal hitam juga tampak membubung tinggi dan percikan-percikan api terlihat terjatuh ke bagian bawah bangunan tersebut.Berdasarkan keterangan Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, laporan kebakaran tersebut diterima petugas Damkar Jakarta pada pukul 21.30 WIB.Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Minggu 28 Desember 2025:


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-01-16 05:29