BREN dan BRMS Masuk MSCI Global Standard Indexes, ICBP dan KLBF Terdepak

2026-01-12 07:21:56
BREN dan BRMS Masuk MSCI Global Standard Indexes, ICBP dan KLBF Terdepak
JAKARTA, - Dua emiten Bursa Efek Indonesia (BE), PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) dan PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS), resmi masuk dalam daftar MSCI Global Standard Indexes, berdasarkan hasil tinjauan berkala yang dirilis oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada 5 November 2025.Baca juga: 3 Saham Berpotensi Masuk MSCI, BREN Jadi Kandidat Kuat dari Sektor EnergiPerubahan komposisi ini akan efektif setelah penutupan perdagangan 24 November 2025 dan mulai berlaku pada 25 November 2025.MSCI menempatkan BREN di antara tiga saham terbesar yang baru masuk ke MSCI Emerging Markets Index, bersama Zijin Gold International dan GF Securities Co H dari China.Sebaliknya, dua nama yakni PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) dan PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF), harus keluar dari daftar MSCI Global Standard Indexes.Namun, KLBF tetap tercatat dalam MSCI Small Cap Indexes, menunjukkan bahwa potensi perusahaan masih dinilai menarik oleh investor global di segmen kapitalisasi menengah.Untuk kategori MSCI Small Cap Indexes, terdapat tujuh saham baru yang bergabung, yakni DSNG, ENRG, KLBF, MSIN, RAJA, WIFI, dan TINS.Sementara itu, tiga saham yang dikeluarkan adalah BRMS, SMSM, dan ULTJ.Secara global, MSCI melakukan penyesuaian besar-besaran dengan menambahkan 69 saham dan menghapus 64 saham dari MSCI ACWI Index, yang mencakup pasar negara maju dan berkembang di seluruh dunia.Untuk MSCI Global Small Cap Indexes, MSCI menambah 207 saham dan menghapus 224 saham.Sementara MSCI Global All Cap Indexes mencatat penambahan 175 saham dan penghapusan 71 saham.Dari kawasan pasar berkembang, Vietnam, Pakistan, dan Yordania turut mencatat penambahan terbesar di MSCI Frontier Markets Index, di mana Vietnam Airlines JSC, Meezan Bank, dan Bank Al Etihad masuk ke daftar utama.Sementara itu, perubahan komposisi untuk pasar Bangladesh masih ditangguhkan karena kendala aksesibilitas.Baca juga: MSCI Uji Wacana Gunakan Data KSEI untuk Estimasi Free Float Saham Indonesia


(prf/ega)