GAC Indonesia Siap Genjot Produksi Mobil Listrik Lokal

2026-01-11 23:02:52
GAC Indonesia Siap Genjot Produksi Mobil Listrik Lokal
JAKARTA, – GAC Indonesia menegaskan komitmen untuk memperkuat basis produksi kendaraan listrik di Tanah Air.Seluruh model yang dipasarkan saat ini telah dirakit secara lokal atau Completely Knocked Down (CKD), menyusul strategi perusahaan untuk membangun rantai pasok yang lebih efisien dan berkelanjutan.Chief Executive Officer (CEO) GAC Indonesia, Andry Ciu mengatakan, peralihan dari unit impor utuh (CBU) menjadi produksi lokal telah berjalan sepenuhnya. Hal tersebut mencakup model Aion, Hyper HT, Aion V, hingga Y Plus.Baca juga: Bus Baru PO Gunung Harta, Bodi Skylander R25 Berbasis Mercedes-Benz“Semua model sudah diproduksi CKD, Aion sudah tidak ada unit CBU. Termasuk Hyper HT, Aion V, Y Plus, semua sudah CKD,” ujar Andry, saat ditemui di Jakarta Utara belum lama ini. Andry menambahkan, GAC tidak menemui kendala kapasitas produksi karena fasilitas manufaktur berada di bawah Indomobil sebagai National Assembler yang memiliki beberapa kawasan pabrik.Jika kapasitas satu fasilitas mencapai titik maksimal, maka proses produksi dapat dialihkan ke fasilitas lain yang tersedia.dok.Aion Pabrik GAC Aion“Indomobil-kan National Assembler sudah ada empat kawasan pabriknya. Jadi kita tidak pernah kekurangan kapasitas produksi," kata Andry."Nanti kalau misalnya pabrik Aion yang sekarang sudah mencapai kapasitas maksimum, kita bisa pindah ke pabrik ketiga. Kapasitas pabrik ketiga itu lebih dari 150.000 unit, satu kawasan dan mulai beroperasi mulai Februari,” lanjutnya.Sebagai informasi, pabrik GAC Aion yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat, mengusung konsep “Lighthouse Factory”.Pabrik tersebut mengintegrasikan otomatisasi, sistem produksi cerdas, serta pendekatan ramah lingkungan.Baca juga: Daihatsu K-OPEN, Roadster Mini Calon Penerus CopenDirancang untuk fleksibilitas produksi, pabrik ini mampu mengganti lini kendaraan hanya dalam waktu 30 menit dan saat ini mengoperasikan kapasitas 3 JPH (Jobs Per Hour) yang akan ditingkatkan menjadi 5 JPH.Pada tahap awal, kapasitas produksi mencapai 20.000 unit per tahun, dengan rencana ekspansi hingga 50.000 unit per tahun. Model pertama yang dirakit secara lokal adalah Aion V./ERWIN HUTAPEA GAC Aion V yang dipajang di Auto Shanghai 2025.Pabrik ini akan memproduksi beragam jenis kendaraan, termasuk sedan, SUV, MPV, dan model 7-seater yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar domestik maupun internasional.


(prf/ega)