AirNav Ambon Siap Layani Navigasi Penerbangan saat Libur Tahun Baru

2026-01-16 18:08:55
AirNav Ambon Siap Layani Navigasi Penerbangan saat Libur Tahun Baru
AirNav Indonesia cabang Ambon memastikan kesiapan penuh layanan navigasi penerbangan di wilayah timur Indonesia pada masa angkutan natal 2025 dan tahun baru 2026. Hingga Desember, AirNav cabang Ambon telah melayani 1.597 pergerakan pesawat.AirNav Indonesia cabang Ambon telah membuka posko monitoring dan pengendalian nataru 2025/2026 menghadapi periode liburan natal dan tahun baru. Posko tersebut dibuka langsung oleh Direktur Operasi Airnav Indonesia, Setio Anggoro.Saat ini kondisi cuaca menjadi tantangan, terutama terkait adanya pergerakan siklon pada akhir tahun. AirNav memastikan kesiapannya dalam pelayanan navigasi penerbangan yang optimal di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat."Challenge yang terbesar adalah cuaca, karena cuaca di Indonesia terutama bulan Desember itu amat sangat jelek, dari November BMKG melaporkan ada pergerakan bibit siklon, dan itu merubah pergerakan pesawat yang ada di bandara, seperti di Ambon dilaporkan cukup tinggi, terjadinya go round," kata Setio Anggoro, dalam keterangannya Rabu (30/12/2025)."Namun, AirNav selalu ada di ruang udara Indonesia, semangat untuk berlibur bersama keluarga, AirNav selalu siap melayani penerbangan di Indonesia, harapannya masyarakat bisa menikmati liburan bersama keluarga dan kembali ke rumah dengan selamat," ujarnya.Diketahui, selama periode 1 hingga 29 Desember 2025, AirNav Indonesia cabang ambon dan klaster wilayah kerjanya telah melayani 1.597 pergerakan pesawat. Angka ini menunjukkan tingginya aktivitas penerbangan di wilayah timur Indonesia yang harus diimbangi dengan layanan navigasi penerbangan yang andal, aman dan berstandar tinggi.Oleh karena itu, AirNav Indonesia menyiagakan seluruh personel operasional, memastikan keandalan sistem dan fasilitas navigasi penerbangan, serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan penerbangan selama periode nataru.Posko nataru AirNav Indonesia cabang ambon berfungsi sebagai pusat monitoring, koordinasi, komunikasi dan informasi, yang beroperasi selama masa angkutan natal dan tahun baru. Seluruh layanan dilaksanakan dengan mengedepankan standar keselamatan penerbangan tertinggi, kepatuhan terhadap prosedur operasional serta kesiapan mitigasi risiko terhadap potensi gangguan operasional, termasuk dinamika cuaca di wilayah Maluku.General Manager AirNav cabang Ambon, Rony Nugraha, mengatakan, AirNav cabang Ambon siap untuk melaksanakan Nataru, dengan 4 persiapan, yaitu personil, fasilitas, prosedur dan Indonesia Network Management Center."Satu hari itu dua kali kita koordinasi dengan kantor pusat melalui Indonesia network management center sebagai command center kami, terkait dengan traffic dan hal-hal lain yang perlu kita sampaikan," kata Rony.Selain kesiapan sumber daya manusia, Airnav Indonesia cabang Ambon juga memastikan keandalan fasilitas komunikasi, navigasi dan surveilans serta kesiapan prosedur kontinjensi, untuk mengantisipasi peningkatan trafik penerbangan selama periode libur akhir tahun.Melalui kesiapan tersebut, Airnav Indonesia berkomitmen untuk terus menjaga keselamatan dan kelancaran layanan navigasi penerbangan, sekaligus menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna transportasi udara di wilayah timur Indonesia, selama natal 2025 dan tahun baru 2026.Simak juga Video: Menyongsong 2026: Masa Depan Dunia Penerbangan Indonesia[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Bersamaan dengan hal tersebut, pemateri sekaligus psikolog, Muslimah Hanif mengatakan, hasil dari rapid asesmen yang dilakukan menunjukkan lebih dari 50 persen peserta menunjukkan emosi cenderung sedih.Ada sebagian dari mereka menunjukkan hasil emosi senang karena dapat bermain dan berjumla dengan teman-temannya.Hasil lain juga didapat dari wawancara informal dengan kepala sekolah dan guru. Sebagian besar dari mereka masih merasa cemas dan memerlukan bantuan untuk mengurangi rasa khawatir terkait dengan kondisi cuaca yang masih tidak menentu serta dampak dari bencana yang terjadi, ujar Muslimah.Selanjutnya, Kemendikdasmen juga akan melakukan pendampingan psikososial di beberapa titik lokasi bencana. Dengan harapan, warga satuan pendidikan terdampak bencana tetap semangat dan terbangun rasa senang dalam proses pembelajaran.DOK. KEMENDIKDASMEN Mendikdasmen Abdul Mu?ti saat mengajak siswa menyanyi bersama di tenda darurat Dusun Suka Ramai, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara .Pemulihan psikologis murid menjadi langkah penting sebelum proses belajar-mengajar dimulai kembali. Tanpa penanganan tepat, trauma ini dapat berkembang menjadi gangguan jiwa serius di kemudian hari dan menghambat potensi anak-anak dalam jangka panjang.Anak-anak dan remaja adalah kelompok sangat rentan terhadap trauma pascabencana. Mengalami banjir, kehilangan rumah, harta benda, atau bahkan orang yang dicintai dapat memicu gangguan kesehatan mental.Baca juga: Kementrans Monitoring Kawasan Transmigrasi Terdampak Banjir SumateraPenting juga untuk diingat bahwa guru juga menjadi korban dan mengalami trauma. Guru yang lelah secara emosional atau mengalami trauma sendiri tidak akan siap untuk mengajar secara efektif, yang pada akhirnya memengaruhi siswa.Dukungan tepat dan berkelanjutan sangat penting agar anak-anak dapat memproses trauma yang mereka alami, bangkit kembali, dan melanjutkan tugas perkembangan mereka dengan baik.

| 2026-01-16 17:45