Polda Kaltim Gandeng 700 Driver Ojol Jadi Informan, Dapat Voucher Servis Motor

2026-01-11 22:54:52
Polda Kaltim Gandeng 700 Driver Ojol Jadi Informan, Dapat Voucher Servis Motor
JAKARTA, - Polda Kalimantan Timur (Kaltim) menggandeng 700 pengemudi ojek online (ojol) sebagai mitra dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.Kepala Polda Kaltim, Inspektur Jenderal Polisi Endar Priantoro, menyatakan bahwa komunitas pengemudi ojol dapat berperan sebagai mitra strategis kepolisian dalam memberikan informasi cepat terkait situasi di lapangan."Pengemudi ojol memiliki mobilitas tinggi dan sebaran yang merata, hingga ke permukiman dan kawasan produktif kota," ujar Endar Priantoro di Balikpapan, Rabu , seperti dikutip dari Antara.Baca juga: DPRD Setujui Raperda Pengemudi Ojol Pengangkut Wisatawan Wajib Miliki KTP BaliMenurutnya, hal ini menjadikan pengemudi ojol sebagai sumber informasi awal yang penting, terutama jika terjadi kemacetan, kecelakaan, atau potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).Endar menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat."Pengemudi ojol adalah kelompok yang setiap hari berada di lapangan, sehingga mereka memiliki posisi sangat penting sebagai mitra informasi awal bagi kepolisian," tambahnya.Polda Kaltim menjalankan program kolaboratif sebagai bagian dari strategi penguatan deteksi dini dan respons cepat terhadap situasi di lapangan.Baca juga: Berkat Insting Kuat, Ojol di Cakung Buntuti Dua Pria dan Gagalkan Pencurian MotorProgram ini melibatkan komunitas pengemudi ojol di ruas-ruas jalan dan titik rawan aktivitas publik.Inisiatif tersebut terintegrasi dalam Program Patroli, Pengamanan, dan Pelayanan Masyarakat Terpadu (Pamapta), yang bertujuan untuk meningkatkan respons langsung terhadap laporan masyarakat.“Ojol menjadi lapisan informasi awal, Pamapta menjadi eksekusi cepat di lapangan,” jelas Endar.Ia menambahkan bahwa konsep ini bertujuan untuk mempersempit ruang gangguan dengan deteksi dini,Dengan konsep ini diharapkan informasi dari ojol dapat diterima lebih cepat dan respons kepolisian pun otomatis lebih cepat.Baca juga: Ojol di Surabaya Lapor ke SPBU, Libur Kerja Kendala Motor BrebetSebagai bentuk dukungan, Polda Kaltim memberikan 10.000 voucer konsumsi senilai Rp 5.000 kepada pengemudi ojol, di mana setiap pengemudi menerima 12 voucer yang dapat digunakan untuk membeli makanan ringan atau minuman di kedai mitra.Selain itu, disiapkan juga 700 voucer servis ringan senilai Rp 150.000 untuk perawatan kendaraan di bengkel rekanan.Peluncuran program ojol kamtibmas tahap awal difokuskan di Kota Balikpapan, yang menjadi pilot project.Pertimbangannya, kota tersebut dikenal sebagai pusat mobilitas warga, jalur ekonomi, dan pintu masuk utama aktivitas regional.


(prf/ega)