Hampir Dua Pekan Pascalongsor di Tapanuli, 13 Kecamatan Masih Terisolasi

2026-01-12 06:28:53
Hampir Dua Pekan Pascalongsor di Tapanuli, 13 Kecamatan Masih Terisolasi
MEDAN, - Hampir dua pekan pasca banjir dan longsor menerpa Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan dan Tapanuli Utara, masih ada 13 Kecamatan yang terisolasi.Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara, Sri Wahyuni Pancasilawati, mengatakan wilayah yang terisolasi itu berada di Tapteng dan Taput."Di Taput terdapat 2 kecamatan, yakni Adian Koting dan Parmonangan. Sedangkan di Tapteng ada 11 kecamatan," kata Sry Wahyuni kepada Kompas.com saat dihubungi melalui telepon seluler, Minggu .Baca juga: Cerita Warga Desa Garoga Hanyut hingga Desa Seberang Saat Banjir Bandang Tapanuli SelatanAdapun 11 Kecamatan yang masih terisolasi di Tapteng, yakni Sosor Gadong, Sorkam, Kolang, Sitahuis, Lumut, Badiri, Tukka, Pasaribu Tobing, Pinang Sori, Sibabangun dan Tapian Nauli.Meski demikian, kata Sry, bantuan terus dikirim ke daerah terisolir.Namun tidak semua bantuan diterima langsung masyarakat melainkan melalui dapur umum yang dikelola pihak Kecamatan.Baca juga: Nestapa Desa Garoga, Lenyap Disapu Gelondongan Kayu dan Lumpur Banjir Tapanuli Selatan"Memang belum bisa dilalui roda dua atau pun roda empat. Hanya bisa dilalui jalan kaki. Nah, di Adian Koting sendiri, bantuan disalurkan melalui Helikopter dan jalan kaki oleh anggota TNI," ucap Sry Wahyuni.Sebelumnya diberitakan, BPBD Sumut mengumumkan pembaruan data sementara korban banjir dan longsor.Per Sabtu , total korban meninggal tercatat 318 orang.Baca juga: Penampakan Pantai Pandan Tapanuli Tengah: Penuh Gelondong Kayu dan Air Cokelat“Korban meninggal 318 jiwa, 123 hilang, terluka 647, dan 37.158 mengungsi,” ujar Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Sumut, Porman Mahulae, merujuk data BPBD Sumut.Daerah terparah berada di Tapanuli Tengah dengan 91 korban meninggal, 74 hilang, 521 luka-luka, dan 17.007 mengungsi.Terbesar kedua Kabupaten Tapanuli Selatan dengan 85 korban meninggal, 31 hilang, 69 luka-luka, dan 277 mengungsi.Adapun Kota Sibolga tercatat sebagai daerah terdampak ketiga terparah dengan 53 korban meninggal, 45 luka-luka, 4 hilang, dan 4.259 mengungsi.


(prf/ega)