BMKG: Siklon Tropis Hayley Pengaruhi Cuaca di Indonesia, Waspada Hujan Lebat hingga Awal Tahun 2026

2026-02-08 07:38:57
BMKG: Siklon Tropis Hayley Pengaruhi Cuaca di Indonesia, Waspada Hujan Lebat hingga Awal Tahun 2026
Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi peningkatan hujan dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi itu dipicu dinamika iklim global dan aktivitas siklon tropis di sekitar wilayah Tanah Air.Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menyampaikan itu dalam Rapat Koordinasi Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi Basah yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Senin .BMKG juga mencatat, Indonesia saat ini berada dalam pengaruh fenomena La Nina lemah yang diperkirakan berlangsung hingga awal 2026. Kondisi tersebut memicu pembentukan awan hujan secara intensif di wilayah Indonesia akibat suhu muka laut domestik yang lebih hangat dibanding Samudera Pasifik dan Hindia.Advertisement"Dalam beberapa bulan terakhir, kondisi dari anomali suhu muka air laut di perairan Indonesia yang menyebabkan kita menjadi steam engine atau tungku terbentuknya awan-awan tinggi yang menyebabkan curah hujan yang cukup tinggi di Indonesia,” ujar Faisal.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Selain kecepatan internet mobile, DataReportal x Ookla ini juga mengungkap kecepatan internet kabel (fixed broadband) di Indonesia.Adapun median download speed internet kabel di Indonesia kini tercatat di 39,88 Mbps, naik 24,4 persen dari tahun lalu.Sementara median upload kini tercatat di angka 26,61 Mbps (naik 37,4 persen) dan latensi di angka 7 ms (turun 12,5 persen).Perlu dicatat, laporan ini menggunakan pengukuran median. Ini merujuk pada kecepatan rata-rata tengah ketika pengguna mengunduh data dari internet ke perangkat.Berbeda dengan rata-rata biasa (mean) yang bisa dipengaruhi oleh hasil pengukuran ekstrem, median menunjukkan angka tengah dari seluruh tes kecepatan.Artinya, setengah pengguna di Indonesia mendapatkan kecepatan unduh di bawah 45,01 Mbps, dan setengahnya lagi di atas angka tersebut, ketika menggunakan data seluler. Dengan cara ini, data dianggap lebih merepresentasikan pengalaman nyata pengguna sehari-hari.speedtest Dalam kategori internet seluler, Bekasi menempati posisi ke -118 (dari 148 kota) secara global, sekaligus menjadi yang tertinggi di Indonesia dengan kecepatan unduh (download speed) median 54,59 MbpsDalam laporan Ookla yang dipublikasi secara terpisah, Bekasi dan Jakarta Selatan (Jaksel) tercatat sebagai kota dengan internet tercepat di Indonesia, kecepatannya tembus di atas 50 Mbps untuk data seluler.Baca juga: Kecepatan Internet Indonesia Meningkat 10 Kali Lipat sejak 2014Laporan Speedtest merinci, dalam kategori internet seluler, Bekasi punya nilai tengah download speed 54,59 Mbps. Sementara Jaksel dengan 52,29 Mbps.Selain itu, Speedtest juga mengukur angka tengah kecepatan unggah (upload speed) dan latensi.Menurut laporan Speedtest, Bekasi punya kecepatan unggah 21,05 Mbps dan latensi 18 ms. Sementara, Jaksel punya kecepatan unggah 17,84 Mbps dan latensi 20 ms.Capaian ini menjadikan keduanya sebagai representasi kota dengan internet tercepat di Indonesia, meski secara global posisinya masih di papan bawah.

| 2026-02-08 07:38