Jakarta - Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Leontinus Alpha Edison menuturkan, pentingnya pendekatan kolektif untuk menyerap aspirasi dan masukan dari lintas elemen pentahelix (pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media).Tujuannya, kata dia, guna merumuskan kebijakan pemasaran usaha masyarakat yang mampu mengatasi problem struktural dan kultural Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) secara mendasar."Tugas kami bukan sekadar menjalankan fungsi teknokrasi, melainkan menemukan formulasi kebijakan yang benar-benar menjawab permasalahan riil masyarakat" ujar Leon dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) mengenai Rencana Alternatif Kebijakan Transformasi Pemasaran Usaha Masyarakat di Bandung, seperti dikutip dari siaran pers, Jumat .AdvertisementLeon sadar, tantangan UMKM sangat kompleks, mulai dari problem mendasar seperti mindset wirausaha dan inovasi, serta masalah krusial dalam memperluas jangkauan pasar.Menurut dia, banyak UMKM kita yang belum mampu menembus batas-batas digital, apalagi bersaing di pasar ekspor."Alasannya karena kurangnya literasi pemasaran modern dan dukungan ekosistem digital yang memadai," catat Leon.Leon pun meyakini, melalui proses deliberatif dan partisipasi publik, Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) dapat merumuskan peta jalan yang tidak hanya menjalankan amanat regulasi, tetapi juga menemukan solusi yang berkelanjutan.
(prf/ega)
Serap Aspirasi dari Berbagai Elemen, Kemenko PM Transformasikan UMKM di Program 1.001 Pasar Malam
2026-01-12 06:07:12
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:25
| 2026-01-12 05:20
| 2026-01-12 04:15










































