Pedagang di India Temukan Batu Berlian Hampir Rp 1 M di Tanah yang Baru Disewa, Langsung Kaya Mendadak

2026-01-12 16:00:57
Pedagang di India Temukan Batu Berlian Hampir Rp 1 M di Tanah yang Baru Disewa, Langsung Kaya Mendadak
- Suatu pagi pada musim dingin di Kota Panna, India, dua orang sahabat menemukan batu berlian yang mereka yakini dapat mengubah hidup mereka selamanya.Kedua orang itu bernama Satish Khatik dan Sajid Mohammed. Mereka menemukan sebuah batu besar berkilauan di sebidang tanah yang baru mereka sewa beberapa minggu sebelumnya.Setelah membawa batu itu ke juru taksir batu permata bersertifikat di kota tersebut, Katik dan Mohammed akhirnya menyadari bahwa mereka telah menemukan berlian seberat 15,34 karat. Batu itu adalah salah satu varietas berlian alami terbaik yang ada."Perkiraan harga pasar batu itu sekitar lima hingga enam juta rupee (sekitar Rp 917 juta) dan akan segera dilelang," kata Anupam Singh, juru taksir berlian bersetifikat kepada BBC Hindi.Baca juga: Kronologi Kereta Api di India Tabrak Kawanan Gajah, 7 Ekor MatiPemerintah setempat tengah mempersiapkan lelang rutin per tiga bulan. Lelang itu diyakini akan menarik pembeli dari seluruh India dan luar negeri untuk menawar berlian tersebut."Perkiraan harga bergantung pada kurs dolar dan patokan yang ditetapkan oleh laporan Rapaport," kata Singh.Rapaport secara luas dianggap sebagai otoritas independen terkemuka dalam analisis pasar berlian dan perhiasan.Khatik dan Mohammed kini sangat gembira."Sekarang kami bisa menikahkan saudara perempuan kami," kata mereka.Baca juga: Hengkang 27 Tahun Lalu, Polisi India Bongkar Masa Lalu Sajid Pelaku Penembakan BondiDalam tata adat di India, keluarga perempuan memiliki tanggung jawab membayar mahar kepada keluarga laki-laki, sebelum akhirnya pernikahan bisa disepakati dan berlangsung.Tata adat itu, merujuk investigasi BBC Eye, turut memicu fenomena pengguguran bayi perempuan di India, terutama di kalangan masyarakat ekonomi bawah.Khatik, yang kini berusia 24 tahun, mendapat nafkah dengan jualan daging. Adapun Mohammed, 23 tahun, menjual buah-buahan.Keduanya berasal dari keluarga miskin dan merupakan putra bungsu dalam keluarga mereka.Selama beberapa generasi, keluarga Khatik dan Mohammed telah mencoba peruntungan dalam mencari berlian. Ini adalah upaya yang biasa dilakukan warga Kota Panna.Baca juga: Tur Messi di India Berakhir Meriah, tapi Hirup Udara BerbahayaAmit Rathaur via BBC Indonesia Satish Khatik (kanan) dan Sajid Mohammed (kiri) memperlihatkan berlian yang mereka temukan.Panna, yang terletak di Negara Bagian Madhya Pradesh, merupakan salah satu distrik di India yang paling mengalami persoalan ekonomi. Penduduk kota menghadapi kemiskinan, kelangkaan air, dan pengangguran yang masif.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Lalu ketiga, penguatan talenta keamanan siber ASN, baik di pusat maupun di daerah, dan terakhir, pendampingan intensif melalui Ekosistem Keamanan Siber Nasional.Dengan empat langkah strategis ini, keamanan siber tidak lagi bersifat reaktif, tetapi menjadi sistem pertahanan yang proaktif, terstandarisasi, dan terintegrasi untuk melindungi ruang digital Indonesia, jelasnya.Sementara itu, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Nugroho Sulistyo Budi mengatakan, sinergi, kolaborasi, kerja sama, persatuan, kerukunan, adalah rumus keberhasilan suatu bangsa dalam mewujudkan transformasi nasional.Menurutnya, BSSN dan Kementerian PANRB terus berupaya meningkatkan sinergi dan kolaborasi di berbagai bidang, termasuk dalam pelaksanaan program percepatan transformasi digital yang aman.Baca juga: Rapat bersama DPR, Menteri PANRB Sampaikan Progres dan Proyeksi Program Kerja Kementerian PANRBTentu saja percepatan transformasi itu untuk mendukung Asta Cita dan Program Prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045.Kami sangat mengapreasiasi Kementerian PANRB yang telah memberikan arahan dan dukungan sehingga terbuka ruang kolaborasi yang kuat antar kedua institusi, kata Sulistyo.Kolaborasi itu, kata dia, diwujudkan dengan menempatkan keamanan siber dan sandi sebagai enabler dan trust builder, serta mengintegrasikan keamanan siber dan sandi dalam kebijakan serta peta jalan penyelenggaraan transformasi digital.Hal tersebut, dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kepada masyarakat.

| 2026-01-12 14:33