Prabowo ke Korban Banjir Sumbar: Kami Tidak Akan Biarkan Memikul Beban Sendiri

2026-02-05 15:08:54
Prabowo ke Korban Banjir Sumbar: Kami Tidak Akan Biarkan Memikul Beban Sendiri
JAKARTA, - Presiden Prabowo Subianto menekankan pemerintah tidak akan membiarkan masyarakat korban banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah titik di Sumatera berjuang sendirian.Kepala Negara juga menyampaikan duka cita yang mendalam kepada para korban terdampak."Ini musibah, saya turut berduka cita dengan keluarga yang kehilangan. Dan saya berdoa, bapak-bapak, ibu-ibu, tabah, tegar. Percaya kita semua satu keluarga besar, kita tidak akan membiarkan saudara-saudara sendiri memikul beban," kata Prabowo saat berdialog dengan warga korban banjir di Kasai Permai, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Senin .Pernyataan Prabowo disambut tepuk tangan dan ucapan amin dari para warga.Baca juga: Prabowo ke Korban Banjir di Sumbar: Rumah Rusak Akan Kita BantuTak hanya itu, Kepala Negara menekankan bahwa pemerintah Indonesia akan bekerja untuk rakyat.Pemerintah akan mengelola kekayaan negara untuk kesejahteraan masyarakat di sekitarnya."Pemerintah RI adalah milik rakyat. Kita bekerja untuk rakyat, kita berbakti untuk rakyat, kita akan mengelola kekayaan negara supaya bisa membantu rakyat," ucap dia.Untuk itu, ia meminta semua pihak untuk saling membantu, bersatu, dan menghadapi masa sulit bersama.Baca juga: Warga Sumbar Teriak Krisis Air, Prabowo Pastikan Pemulihan Pasokan Sedang BerjalanIa pun menekankan bahwa akan mengelola segala kekayaan negara agar tidak jatuh ke tangan yang salah."Marilah kita bersatu, sama-sama menghadapi masa susah. Yang penting, saya harus mengelola di pusat supaya kekayaan negara benar-benar untuk rakyat, supaya tidak ada kebocoran, tidak ada maling-maling yang mencuri uang rakyat," tandasnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Lalu ketiga, penguatan talenta keamanan siber ASN, baik di pusat maupun di daerah, dan terakhir, pendampingan intensif melalui Ekosistem Keamanan Siber Nasional.Dengan empat langkah strategis ini, keamanan siber tidak lagi bersifat reaktif, tetapi menjadi sistem pertahanan yang proaktif, terstandarisasi, dan terintegrasi untuk melindungi ruang digital Indonesia, jelasnya.Sementara itu, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Nugroho Sulistyo Budi mengatakan, sinergi, kolaborasi, kerja sama, persatuan, kerukunan, adalah rumus keberhasilan suatu bangsa dalam mewujudkan transformasi nasional.Menurutnya, BSSN dan Kementerian PANRB terus berupaya meningkatkan sinergi dan kolaborasi di berbagai bidang, termasuk dalam pelaksanaan program percepatan transformasi digital yang aman.Baca juga: Rapat bersama DPR, Menteri PANRB Sampaikan Progres dan Proyeksi Program Kerja Kementerian PANRBTentu saja percepatan transformasi itu untuk mendukung Asta Cita dan Program Prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045.Kami sangat mengapreasiasi Kementerian PANRB yang telah memberikan arahan dan dukungan sehingga terbuka ruang kolaborasi yang kuat antar kedua institusi, kata Sulistyo.Kolaborasi itu, kata dia, diwujudkan dengan menempatkan keamanan siber dan sandi sebagai enabler dan trust builder, serta mengintegrasikan keamanan siber dan sandi dalam kebijakan serta peta jalan penyelenggaraan transformasi digital.Hal tersebut, dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kepada masyarakat.

| 2026-02-05 14:02