Saat Prabowo Pasang Badan soal Utang Whoosh

2026-01-12 04:19:55
Saat Prabowo Pasang Badan soal Utang Whoosh
 - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan menanggung pembayaran cicilan utang Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) atau Whoosh, dengan nilai sekitar Rp 1,2 triliun per tahun.Prabowo menyampaikan, polemik yang muncul terkait utang Kereta Cepat Jakarta Bandung bukanlah sesuatu yang perlu dibesar-besarkan. Menurutnya, persoalan Whoosh sebaiknya tidak hanya dilihat dari sisi kerugian finansial semata.Kepala Negara menegaskan, pemerintah akan mengambil tanggung jawab penuh terhadap proyek strategis nasional itu, sehingga beban utang tidak membebani PT KAI (Persero)."Enggak usah khawatir apa itu ribut-ribut Whoosh, saya sudah pelajari masalahnya. Tidak ada masalah, saya tanggung jawab nanti Whoosh itu semuanya, ucap Prabowo dikutip dari siaran Live YouTube Sekretariat Presiden, Rabu ."Indonesia bukan negara sembarangan, kita hitung, enggak ada masalah itu ya. Jadi PT KAI enggak usah khawatir, semuanya enggak usah khawatir. Rakyat, kita layani rakyat kita," kata dia lagi.Baca juga: Dilema Whoosh, Operasional Tertutup, Cicil Utangnya BelumMeski begitu, Prabowo belum memerinci lebih lanjut mengenai mekanisme pembayaran utang beserta bunganya. Ia tidak menjelaskan apakah pembayarannya akan dilakukan melalui dividen Danantara atau langsung dari suntikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).Prabowo menjelaskan, ada banyak cara negara ini bisa tetap komitmen membayar utangnya ke China. Yang terpenting, kata dia, negara harus menutup banyak kebocoran APBN."Dari mana uang itu? Uang itu dari uang rakyat, uang itu dari pajak, uang itu dari kekayaan negara. Makanya kita harus mencegah semua kebocoran," ujar Prabowo."Kita sungguh-sungguh harus hentikan penyelewengan dan korupsi. Uang rakyat enggak boleh dicuri karena akan kita, akan kita kembalikan kepada pelayanan untuk rakyat," tegasnya.Menurut Prabowo, dirinya secara pribadi sudah mempelajari masalah-masalah yang mendera PT Kereta Cepat Indonesia (KCIC) yang mayoritas sahamnya dimiliki konsorsium BUMN Indonesia."Jadi jangan khawatir, saya sudah sampaikan semua, saya sudah pelajari masalahnya. Indonesia sanggup dan itu wajar semuanya itu ya," ungkapnya.Baca juga: 1 Whoosh Setara Bangun Hampir 5 Menara Burj KhalifaMantan Danjen Kopassus ini meminta semua pihak untuk tidak mempolitisasi polemik utang Kereta Cepat Whoosh. Karena hal ini hanya akan menimbulkan kegaduhan."Jangan dipolitisasi, jangan kita menari di gendangnya orang, mungkin ada pihak-pihak dari enggak tahu dari mana yang ingin selalu menimbulkan kecemasan rakyat. Enggak, tenang-tenang saja ya. Bangsa kita kuat, bangsa kita kaya," kata dia.Prabowo juga menyinggung peran besar KAI dalam menyediakan transportasi publik. Dana APBN akan digunakan semaksimal mungkin untuk memperbaiki sektor perkeretaapian."PT Kereta Api Indonesia teruskan pengabdianmu kepada rakyat Indonesia. Kereta api kebanggaan kita. Kereta api dari dulu, kalau di Jawa dulu panggilannya apa? Sepur, ya. Sepur," beber Prabowo.


(prf/ega)