Duka di Panti Werdha Damai Manado, Sejarah 50 Tahun yang Lenyap dalam Semalam

2026-02-08 08:44:51
Duka di Panti Werdha Damai Manado, Sejarah 50 Tahun yang Lenyap dalam Semalam
– Duka mendalam menyelimuti Kota Manado, Sulawesi Utara. Peristiwa kebakaran hebat melanda Panti Werdha Damai di Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, pada Minggu malam.Musibah ini mengakibatkan 16 orang penghuni lansia meninggal dunia, sementara 16 lainnya berhasil diselamatkan dan kini tengah menjalani perawatan intensif.Panti Werdha Damai bukan sekadar bangunan biasa. Institusi ini memiliki akar sejarah yang kuat di Manado. Kepala Panti, Olva Sumual, mengungkapkan bahwa panti ini telah berdiri selama kurang lebih 50 tahun.Dahulu, masyarakat mengenal tempat ini dengan nama Panti Werdha Gertruida. Nama tersebut diambil dari sosok pendirinya, seorang perempuan Indonesia yang memiliki nama khas era kolonial."Nama itu (Gertruida) kemudian diubah menjadi 'Damai' atas saran pekerja sosial, karena nama sebelumnya dianggap terlalu sulit diucapkan," ujar Olva, Senin .Bangunan yang kini porak-poranda tersebut memiliki sekitar 20 kamar dengan kapasitas yang bervariasi.Meski berada di pemukiman padat dan dikelilingi pagar tinggi, panti ini menjadi rumah bagi puluhan lansia yang membutuhkan perlindungan selama setengah abad terakhir.Baca juga: Tragedi Panti Werdha Damai Manado, Kebakaran Maut Renggut Nyawa 16 Lansia Usai Rayakan Natal TerakhirBerdasarkan data yang dihimpun, total penghuni panti tercatat sebanyak 35 orang. Namun, saat api berkobar sekitar pukul 20.00 Wita, hanya terdapat 31 orang di lokasi. Empat penghuni lainnya sedang berada di rumah kerabat untuk merayakan Natal."Yang ada di dalam panti saat itu 31 orang, terdiri dari lima laki-laki dan 26 perempuan," kata Olva.Saat kejadian, pengurus panti sebagian besar sedang menghadiri acara Natal.Di lokasi hanya terdapat sepasang suami istri yang bertugas sebagai penjaga. Beberapa lansia menyelamatkan diri dengan cara dramatis, termasuk melompat pagar ke area belakang panti yang tidak terdampak api.Adapun rincian penanganan korban adalah sebagai berikut:Baca juga: Tragedi Kebakaran Panti Werdha Manado, Polisi Sebut 15 Jenazah Sulit DiidentifikasiSecara fisik, para lansia yang selamat dilaporkan dalam kondisi stabil. Namun, faktor psikologis menjadi perhatian utama tim medis. Banyak penghuni yang mengalami trauma berat akibat terjebak dalam kobaran api."Karena trauma, Pemerintah Kota Manado menginginkan mereka tetap di rumah sakit supaya lebih tenang. Tempat tidur dan makanan juga sudah disiapkan," tutur Olva.Kekhawatiran muncul pasca-perawatan di rumah sakit, mengingat tidak semua lansia memiliki keluarga.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Sekali lagi melihatnya sekali mungkin tidak menjadi tantangan, tetapi melihatnya berkali-kali bisa mendistorsi pandangan anak tentang body image mereka sendiri, ujar Graham.Ada beberapa konten yang dibatasi oleh YouTube untuk dikonsumsi pra-remaja dan remaja secara berulang, salah satunya konten dengan topik yang membahas tentang perbandingan ciri fisik seseorang.Kemudian topik yang mengidealkan beberapa tipe fisik, mengidealkan tingkat kebugaran atau berat badan tertentu, serta menampilkan agresi sosial seperti perkelahian tanpa kontak dan intimidasi.Selanjutnya adalah topik yang menggambarkan remaja sebagai sosok yang kejam dan jahat, atau mendorong remaja untuk mengejek orang lain,menggambarkan kenakalan atau perilaku negatif, dan nasihat keuangan yang tidak realistis atau buruk.Inilah mengapa YouTube bekerja sama dengan pemerintah dan para ahli, dalam hal ini Kemenkomdigi RI, psikolog, dan psikiater.Mereka adalah para panutan yang telah benar-benar mendorong kemajuan tentang bagaimana kita bisa meningkatkan informasi seputar kesehatan mental, ucap Graham.Kompas.com / Nabilla Ramadhian Tampilan fitur Teen Mental Health Shelf di YouTube.Berkaitan dengan kolaborasi tersebut, Graham mengumumkan bahwa pihaknya meluncurkan fitur Teen Mental Health Shelf, yang dirancang khusus untuk membantu menjaga kesehatan mental remaja.Baca juga: Ribuan Iklan Rokok Serbu Youtube, Ruang Anak TerancamIni untuk para remaja di Indonesia yang akan menggunakan platform kami untuk mencari topik-topik sensitif seperti depresi, kecemasan, atau perundungan, jelas Graham.

| 2026-02-08 06:47