Gratis, Simak Lokasi dan Jam Acara Daihatsu Kumpul Sahabat Malang

2026-02-05 13:28:38
Gratis, Simak Lokasi dan Jam Acara Daihatsu Kumpul Sahabat Malang
MALANG, - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kembali menghadirkan gelaran seru yang bisa dinikmati konsumen setia maupun masyarakat umum.Bersamaan dengan momentum akhir tahun Daihatsu ajak masyarakat Malang seru-seruan akhir pekan bersama di Daihatsu Kumpul Sahabat pada Minggu, , mulai pukul 07.00–18.00 WIB.Acara yang diadakan di Lapangan Rampal Malang, Jawa Timur, ini terbuka untuk umum tanpa biaya masuk.Masyarakat serta pelanggan setia Daihatsu di Malang dan sekitarnya dapat menikmati beragam hiburan akhir pekan bersama keluarga dan Sahabat.Baca juga: Liza Kenang Dahsyatnya Banjir Bandang Agam: Orang Berteriak, Lari Semua"Daihatsu Kumpul Sahabat siap menjadikan akhir pekan warga Malang lebih meriah melalui beragam kegiatan yang sayang untuk dilewatkan," tulis keterangan resmi Daihatsu, Minggu .Rangkaian acaranya padat dan meriah, mulai dari Zumba, festival UMKM Lokal asli Malang dengan pilihan kuliner yang menggugah selera, bazaar, kompetisi mewarnai serta lomba menari, hingga gathering komunitas motor dan Sahabat Klub Daihatsu.Tidak ketinggalan aktivitas cek kesehatan gratis, aneka permainan menarik, dan hadiah doorprize dengan total jutaan rupiah yang menanti para pengunjung.A post shared by Daihatsu Indonesia (@daihatsuind)Tidak hanya kegiatan seru, pengunjung juga akan mendapatkan wawasan baru melalui talkshow otomotif bersama pegiat otomotif.Keseruan acara akan mencapai puncaknya saat D’Masiv naik ke panggung dan membawakan single terbaru mereka, Bahagia Sejak Pertama, yang siap mengguncang dan memeriahkan suasana sore hari.Pada momentum kebersamaan ini, Daihatsu juga akan memberikan apresiasi khusus kepada pelanggan setia yang konsisten merawat kendaraannya sejak awal kepemilikan kendaraan.Baca juga: TVS Ronin Agonda: Varian Putih Lebih StylishTak hanya itu, para pecinta otomotif juga dapat menikmati pameran modifikasi mobil yang diramaikan oleh komunitas Daihatsu sebagai wadah unjuk kreativitas dan sumber inspirasi.Sebagai catatan, Daihatsu Kumpul Sahabat sudah digelar sejak 2014. Tahun ini, Tangerang dan Palembang menjadi pembuka rangkaian acara, sementara Cirebon menjadi tuan rumah ketiga, dan dilanjutkan dengan Malang di akhir pekan ini.Komunitas mobil Daihatsu juga ambil bagian besar dalam acara ini. Tercatat belasan komunitas akan hadir bersama ratusan anggotanya.Untuk informasi lengkap seputar kegiatan, silakan kunjungi situs www.daihatsu.co.id atau media sosial Instagram @daihatsuind.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Balai Gakkumhut Wilayah Jabalnusra telah melakukan penelusuran lapangan pada Minggu, 25 Oktober 2025. Titik yang diduga tambang ilegal berada di Desa Prabu, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, sekitar 11 km (±30 menit) dari Sirkuit Mandalika. Verifikasi awal menunjukkan tambang rakyat di APL ±4 hektare yang berbatasan dengan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Prabu.Ekspansi sawit memperlihatkan bentuk lain dari keyakinan berlebihan manusia. Sawit dijanjikan sebagai motor ekonomi baru tetapi kita jarang bertanya mengapa keberhasilan ekonomi harus selalu diukur dengan skala penguasaan lahan.Dengan mengganti keanekaragaman hutan menjadi monokultur sawit manusia sedang menghapus ingatan ekologis bumi. Kita menciptakan ruang yang tampak hijau tetapi sebenarnya mati secara biologis. Daun daun sawit yang tampak subur menutupi kenyataan bahwa di bawahnya berkurang kehidupan tanah yang dulu kaya mikroorganisme.Kita menggantikan keindahan struktur alam dengan pola bisnis yang mengabaikan kerumitan ekologis. Sebuah bentuk kesombongan manusia yang percaya bahwa alam akan selalu menyesuaikan diri tanpa batas.Tambang adalah babak lain dari cerita yang sama tetapi dengan luka yang lebih dalam. Kawasan tambang yang menganga seperti tubuh bumi yang dipaksa menyerahkan organ vitalnya bukan karena kebutuhan manusia tetapi karena ketamakan ekonomi. Kita menukar keindahan hutan tropis dengan bongkahan mineral yang akan habis dalam beberapa tahun.Kita merusak sungai yang mensuplai kehidupan masyarakat setempat demi bahan baku industri global. Namun politik pembangunan sering memandang aktivitas tambang sebagai harga yang wajar untuk kemajuan nasional. Dalam kenyataan sesungguhnya tambang meninggalkan ruang kosong yang tidak bisa sepenuhnya pulih bahkan setelah beberapa generasi.Baca juga: Mengapa Perkebunan Sawit Merusak Lingkungan?Inilah ironi dari proyek kemajuan yang terlalu yakin pada dirinya sendiri. Ia lupa bahwa bumi memiliki daya dukung yang terbatas dan bahwa setiap luka ekologis akan kembali menghantam manusia. Jika kita melihat seluruh fenomena ini dengan lensa filsafat sains maka krisis lingkungan Indonesia bukan semata masalah teknis tetapi masalah epistemologis.Kita salah memahami posisi kita dalam alam. Kita bertindak seolah lebih tahu daripada alam sendiri. Kita percaya bahwa teknologi mampu mengatasi semua masalah padahal teknologi hanya memberikan solusi pada sebagian kecil dari apa yang kita rusak.

| 2026-02-05 12:32