Baterai Terbakar Jadi Biang Kerok Kebakaran Terra Drone yang Tewaskan 22 Orang

2026-02-03 12:57:56
Baterai Terbakar Jadi Biang Kerok Kebakaran Terra Drone yang Tewaskan 22 Orang
JAKARTA, - Suasana santai saat jam makan siang di kantor Terra Drone di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, mendadak berubah mencekam.Dalam sekejap, api membakar lantai dasar gedung, tempat gudang penyimpanan kantor tersebut.Kepulan asap hitam membubung tinggi, memenuhi seisi gedung kantor enam lantai itu.Insiden itu menewaskan 22 orang. Bukan karena terbakar, tetapi karena lemas usai menghirup asap pekat selama terjebak di bangunan tanpa jendela itu.Sementara beberapa karyawan lainnya berhasil menyelamatkan diri.Kebakaran mulai diketahui sejak pukul 12.43 WIB.Tim damkar kemudian meluncur ke lokasi kejadian dan mulai melakukan pemadaman pada pukul 12.50 WIBSekitar pukul 14.10 WIB, tim damkar telah berhasil memadamkan api dan melakukan pendinginan di lokasi kejadian.Baca juga: Momen Korban Kebakaran Terra Drone Selamatkan Diri Saat Kebakaran, Ada yang Lompat dan Pakai TaliKapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, kebakaran berawal saat ada baterai drone yang terbakar di lantai satu gedung.Kebakaran itu sempat dipadamkan oleh karyawan PT Terra Drone, tetapi ternyata api sudah menyebar."Kemudian ternyata baterai terbakar ini menyebar karena di lantai satu ini adalah salah satu tempat gudangnya," tutur Susatyo di lokasi kejadian pada Selasa.Saat kebakaran terjadi, para karyawan sedang istirahat makan siang di dalam kantor dan ada pula yang berada di luar kantor.Para karyawan yang istirahat di kantor berada di lantai 2, lantai 3 hingga lantai 6."Kemudian pada saat terbakar, api semakin membesar, kemudian asap itu sampai naik ke lantai 6," ujar Susatyo.Baca juga: 10 Pertanyaan yang Mengungkap Fakta di Balik Kebakaran Terra Drone KemayoranSetelah api padam  sepenuhnya di keenam lantai gedung, petugas damkar, Palang Merah Indonesia (PMI) dan kepolisian mulai menemukan korban meninggal dunia secara bertahap.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

YouTube menyediakan laman Family Center untuk membantu orangtua memantau penggunaan YouTube akun anak-anak mereka. Di laman itu, terdapat pilihan untuk menambahkan profil YouTube Kids dan akun YouTube anak remaja mereka, sebagai akun yang diawasi.Laman Family Center sering digunakan oleh orangtua dengan anak berusia di bawah 18 tahun. Di laman ini, ada pengingat Take a Break dan Bedtime yang sudah aktif secara otomatis untuk pengguna berusia di bawah 18 tahun.Pengingat Take a Break adalah notifikasi yang mengingatkan pengguna untuk beristirahat sejenak dari melihat layar HP, sedangkan Bedtime adalah notifikasi yang mengingatkan anak bahwa waktu tidur mereka akan tiba dan mereka harus bersiap-siap untuk beristirahat.Sebagai pelengkap dua hal tersebut, pada akhir tahun ini, YouTube berencana untuk memperluas fitur Shorts Daily Time Limit pada orangtua.Ayah dan ibu yang menggunakan akun yang memiliki akun yang akan diawasi, bisa secara proaktif menetapkan batas durasi menjelajah feed YouTube Shorts yang tidak bisa diabaikan.Ini merupakan tambahan dari hal lain yang sudah kami miliki yaitu pengingat 'Taking a Break' dan 'Bedtime', tutur Graham.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Main HP Sebelum Tidur, Ini Dampaknya Dok. Freepik/Freepik Orangtua bisa gunakan fitur Shorts Daily Time Limit agar anak tidak lupa waktu menonton YouTube Shorts. Terkait fitur pembatasan durasi menjelajah feed YouTube Shorts, Graham mengatakan, hal ini bisa membantu anak memahami regulasi waktu penggunaan platform digital mereka.Jadi, ketika anak-anak scrolling Shorts, aplikasi akan 'menyundul' mereka (memberi notifikasi), yaitu intervensi kecil yang menurut pakar perkembangan anak penting dalam pengaturan diri anak-anak, tutur dia.Anak-anak tetap diizinkan untuk memegang kendali akan akun YouTube untuk mengakses feed YouTube Shorts, tapi mereka tidak akan lupa waktu seperti sebelumnya.Melalui fitur Shorts Daily Time Limit yang sudah diatur oleh orangtua, anak jadi paham bahwa mereka hanya boleh mengakses YouTube Shorts berapa lama, sehingga lambat laun sudah terbiasa dan dengan sendirinya bisa mengatur waktu mereka di YouTube.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Main HP, Ini Kata Psikolog

| 2026-02-03 11:38