Bukan Hanya Natal, 25 Desember adalah Hari Bersejarah Bagi Sains Dunia

2026-01-12 08:11:59
Bukan Hanya Natal, 25 Desember adalah Hari Bersejarah Bagi Sains Dunia
- 25 Desember identik dengan hari Natal. Namun bagi Sains, tanggal ini ternyata sarat dengan peringatan sejarah Sains yang mengubah dunia.Mulai dari penemuan astronomi yang sukses diramalkan hingga terobosan bedah yang menyelamatkan nyawa, 25 Desember adalah peringatan hari penting bagi ilmu pengetahuan seperti dikutip IFL Science.Apa saja?Baca juga: Kenapa Jupiter Bersinar Terang di Desember, Mungkinkah Ini Bintang Natal?NASA Misi Rusia, Eropa, Jepang dan Amerika memiliki kesempatan untuk memotret Comet Halley selama pendekatan terdekatnya dengan matahari. Deep Space Network (DSN) memberikan dukungan untuk semua misi internasional ini dalam bentuk telemetri, perintah dan atau navigasi.Pada tahun 1705, astronom Inggris Edmond Halley menentukan bahwa serangkaian penampakan komet bersejarah—salah satunya didokumentasikan dalam Permadani Bayeux—sebenarnya adalah objek yang sama.Ia menghitung bahwa komet periodik ini muncul kira-kira setiap 76 tahun sekali, dan memprediksi komet tersebut akan terlihat berikutnya pada tahun 1758.Meskipun Halley tidak hidup untuk melihat hasil prediksinya, ramalannya terbukti benar.Pada 25 Desember 1758, astronom Jerman Johann Georg Palitzsch mengamati komet tersebut, menjadikan prediksi Halley sebagai prediksi komet sukses pertama dalam sejarah.Objek itu kemudian dinamai Halley, yang menginspirasi penyelidikan ilmiah lebih lanjut tentang struktur dan asalnya.Hari Natal pada tahun 1809 menandai terobosan bedah pertama, berkat kesuksesan dokter asal Amerika, Dr. Ephraim McDowell yang berhasil melakukan operasi pengangkatan tumor ovarium pertama di dunia, yang saat itu disebut ovariotomy.Dr. McDowell melakukan operasi pada seorang wanita bernama Jane Crawford. Crawford didiagnosis memiliki tumor ovarium berbobot 10,2 kilogram.Pengalaman itu pasti menyakitkan, karena teknik anestesi dan antiseptik belum lazim digunakan."Anehnya, Crawford pulih dengan baik dari operasi dan tetap hidup selama 32 tahun setelahnya," kata sumber tersebut.Operasi ini menentang pandangan yang berlaku saat itu bahwa memotong perut akan menyebabkan peradangan dan kematian. Tim Apollo 8 yang menginjakkan kaki di bulan pada 1968. Dari kiri ke kanan, Jim Lovell, Bill Anders, dan Frank BormanSaat Hari Natal tiba pada tahun 1968, astronot Frank Borman, James Lovell, dan William Anders memulai perjalanan pulang mereka dengan misi Apollo 8.Mereka adalah manusia pertama yang berhasil mencapai dan mengorbit Bulan.


(prf/ega)