Buah Lapor Pak Amran: Pegawai Nakal Dipecat, Impor Beras Ilegal Disita

2026-01-12 03:48:53
Buah Lapor Pak Amran: Pegawai Nakal Dipecat, Impor Beras Ilegal Disita
JAKARTA, - Kanal “Lapor Pak Amran” kembali aktif setelah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membuka layanan pengaduan tersebut untuk petani.Kanal ini memungkinkan petani menyampaikan masalah langsung kepada Amran.Amran pertama kali membuka layanan ini pada 2016. Kini setelah kembali menjabat Menteri Pertanian di Kabinet Merah Putih, kanal itu kembali dibuka melalui WhatsApp 082311109390.Berikut daftar persoalan yang masuk melalui Lapor Pak Amran dan telah ditindak.Baca juga: Mentan Amran Dorong Hilirisasi Gambir dengan Nilai Potensi Rp 500 TriliunAduan terbanyak berkaitan dengan praktik curang pemilik kios dan distributor pupuk subsidi.Banyak laporan tentang penjualan pupuk di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), padahal pemerintah memberi diskon pupuk hingga 20 persen.Amran mengumumkan penutupan 2.039 kios dan distributor pada 13 Oktober. Kerugian petani diperkirakan mencapai Rp 600 miliar per tahun. Laporan baru terus berdatangan.Amran mencabut izin 115 distributor dan pengecer pupuk pada 21 November karena tetap menjual di atas HET.Baca juga: Mentan Amran Pecat Staf yang Pungli Bantuan Alsintan: Mengaku Dirjen, Minta Rp 50-600 Juta ke PetaniLayanan pengaduan juga menerima laporan pungli dalam pemberian alat dan mesin pertanian (Alsintan). Pemerintah menetapkan Alsintan diberikan gratis kepada kelompok tani. Namun sejumlah oknum diduga meminta fee kepada penerima.Amran mengumumkan penindakan 31 kasus pungli pada 21 November.“Ini yang 31, kami langsung kirim ke penegak hukum setempat, agar ditindaklanjuti diproses. Kalau ada pidana, dipidanakan,” kata Amran di kediamannya, Jumat .


(prf/ega)