Bapak 55 Tahun Tewas Tertimpa Besi Angkat Beban di Gym, Dada Luka Parah

2026-01-16 15:17:55
Bapak 55 Tahun Tewas Tertimpa Besi Angkat Beban di Gym, Dada Luka Parah
OLINDA, - Ronald Montenegro, bapak berusia 55 tahun di Brasil, meninggal dunia setelah tertimpa besi angkat beban yang sedang diangkatnya di gym.Menurut rekaman CCTV yang diberitakan Express pada Rabu , besi angkat beban tersebut jatuh menimpa dadanya.Adapun Montenegro menjabat sebagai manajer museum Palacio dos Bonecos Gigantes di Olinda, Brasil bagian timur laut, dekat Kota Recife.Baca juga: Gadis 9 Tahun Ini Viral di India karena Angkat Beban 75 KgInsiden terjadi pada Senin , ketika Montenegro sedang mengangkat beban. Namun, alat tersebut mendadak lepas dari genggamannya dan jatuh langsung menimpa dada.Beberapa pengunjung gym berusaha membantu Montenegro. Ia bahkan sempat berdiri, tetapi tak lama kemudian ambruk dan tidak sadarkan diri.Montenegro langsung dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tak tertolong. Dokter menyatakan, ia meninggal akibat luka serius di bagian dada.Kabar duka ini dikonfirmasi oleh pihak museum tempat Montenegro bekerja.Dalam pernyataan resmi yang diunggah bersama foto dan pita hitam, pihak museum menyebut Montenegro sosok yang sangat berjasa."Dengan kesedihan mendalam, kami mengumumkan meninggalnya Ronald Montenegro, atasan kami dan tokoh penting dalam sejarah dan pembangunan Palacio dos Bonecos," tulis pernyataan tersebut, dikutip dari Mail Online.Pihak kepolisian membuka penyelidikan, dan menyimpulkan bahwa kejadian ini merupakan kecelakaan.UNSPLASH/VICTOR FREITAS Ilustrasi angkat besi.Pusat kebugaran RW Academia, tempat Montenegro berlatih, juga menyampaikan belasungkawa melalui unggahan media sosial."Seluruh tim memberikan bantuan segera dan langsung memanggil pertolongan medis khusus. Terlepas dari segala upaya, kami menerima kabar kematiannya dengan duka yang mendalam.""Kami menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga dan teman-temannya. Ronald akan selalu dikenang dengan hormat dan kasih sayang oleh komunitas kami," tulisnya.Baca juga: Remaja Ini Lumpuh Setelah Angkat Beban 300 KgVideo CCTV yang merekam detik-detik kecelakaan ini tersebar luas di media sosial. Banyak warganet merasa ngeri melihat betapa cepatnya kecelakaan terjadi. Beberapa orang juga menyoroti bahwa Montenegro tampaknya berlatih tanpa pendamping atau spotter.Seorang kerabat yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kepada media Brasil, Montenegro rutin berolahraga di gym tersebut."Dia adalah pelanggan tetap dan berlatih untuk menjaga kebugarannya, tetapi ini jenis latihan yang seharusnya dilakukan dengan pelatih," ujarnya, dikutip dari New York Post."Dalam video, terlihat dia baik-baik saja, bahkan melakukan satu sesi, memanaskan lengannya untuk mengangkat lagi, tetapi saat dia duduk, dia tak kuat mengangkat, dan besinya terlepas.""Kami berharap pihak gym lebih memperhatikan aspek pencegahan terkait penggunaan alat berat seperti ini. Pelatih seharusnya tidak membiarkan anggota berlatih sendiri, bahkan jika mereka sudah tahu caranya," tegasnya.Baca juga: Lutut Atlet Angkat Berat Ini Patah Saat Angkat Beban 400 Kg


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Meski membawa teknologi kamera baru, rumor menyebut jumlah kamera belakang Xiaomi 17 Ultra justru dipangkas menjadi tiga, dari sebelumnya empat kamera pada Xiaomi 15 Ultra.Selain sensor 200 MP, ponsel ini diperkirakan mengusung kamera utama 50 MP serta kamera ultrawide 50 MP.Xiaomi juga dirumorkan bakal menjadi produsen pertama yang menghadirkan Leica APO zoom camera di ponsel. Teknologi ini diklaim mampu menghasilkan warna lebih akurat, detail lebih tinggi, serta performa makro yang lebih baik, termasuk dalam kondisi cahaya rendah.Di luar sektor kamera, Xiaomi 17 Ultra diperkirakan akan ditenagai chipset tercanggih Qualcomm saat ini, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset tersebut bakal dipadukan dengan layar OLED berukuran 6,85 inci yang mendukung resolusi tinggi dan refresh rate tinggi.Baca juga: HP Xiaomi Redmi Note 15 Series Meluncur Global, Ini SpesifikasinyaDari sisi daya, ponsel ini dirumorkan mengusung baterai berkapasitas 7.000 mAh, meningkat dari 6.000 mAh pada generasi sebelumnya, dengan dukungan pengisian cepat hingga 100 watt.Soal desain, Xiaomi 17 Ultra disebut tidak banyak berubah dari pendahulunya. Ponsel ini dikabarkan tetap mengusung layar datar tanpa tepi melengkung, serta dilengkapi pemindai sidik jari ultrasonik di bawah layar untuk menunjang keamanan.Setelah debut di China pada pekan depan, Xiaomi 17 Ultra diyakini akan meluncur ke pasar global pada kuartal pertama atau sekitar bulan Januari-Maret 2026, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Android Headlines.

| 2026-01-16 15:17