Trump Murka Rumah Putin Diduga Diserang Ukraina, Sebut Bukan Waktu yang Tepat

2026-01-11 03:20:02
Trump Murka Rumah Putin Diduga Diserang Ukraina, Sebut Bukan Waktu yang Tepat
WASHINGTON DC, – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan ketidaksenangannya terhadap dugaan serangan Ukraina ke salah satu kediaman Presiden Vladimir Putin.Klaim serangan yang kemudian dibantah oleh Kyiv ini muncul di tengah fase krusial negosiasi untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir empat tahun.Ukraina menyebut tuduhan tersebut sebagai rekayasa politik tanpa dasar yang bertujuan merusak upaya perdamaian yang dipimpin Amerika Serikat.Baca juga: Zelensky Ingin Putin Segera Pergi, Sebut Rakyat Ukraina Sudah LelahMenteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada Senin mengatakan, Ukraina telah menerbangkan puluhan drone ke kediaman Putin di wilayah Novgorod.Ia menyebut total ada 91 wahana udara tak berawak jarak jauh yang diluncurkan antara Minggu malam hingga Senin dini hari, dan seluruhnya berhasil ditembak jatuh oleh sistem pertahanan Rusia.“Mengingat kemerosotan total rezim kriminal Kyiv, yang telah beralih pada kebijakan terorisme negara, posisi negosiasi Rusia akan dipertimbangkan kembali,” ujar Lavrov, tanpa memberikan rincian lebih lanjut maupun bukti atas klaim tersebut.Di sisi lain, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menepis tudingan Moskwa dan menyebutnya sebagai rekayasa yang bertujuan menggagalkan proses perdamaian. Ia mengatakan, klaim Rusia itu “sepenuhnya fabrikasi.”Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang sebelumnya melakukan panggilan telepon dengan Putin pada hari yang sama, justru menyampaikan kritik terhadap Kyiv.Di kediamannya di Mar-a-Lago, Florida, Trump mengatakan, ia tidak menyukai dugaan serangan tersebut.“Saya tidak menyukainya. Ini tidak baik,” kata Trump kepada wartawan.“Anda tahu siapa yang memberi tahu saya tentang itu? Presiden Putin yang memberi tahu saya,” tambahnya.Trump juga menekankan bahwa situasi saat ini sangat sensitif.“Ini adalah periode yang rumit. Ini bukan waktu yang tepat,” ujarnya.Baca juga: Zelensky Sebut AS Tawarkan Jaminan Keamanan 15 Tahun untuk UkrainaAFP/DREW ANGERER Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) bersalaman dengan Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) saat akhir konferensi pers bersama setelah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di Pangkalan Udara Gabungan Elmendorf-Richardson, Anchorage, Alaska, Jumat .Tuduhan Rusia tersebut muncul pada saat yang krusial dalam proses perdamaian.


(prf/ega)