Indonesia Teken Perjanjian Perdagangan Bebas dengan Rusia Cs

2026-01-11 23:12:52
Indonesia Teken Perjanjian Perdagangan Bebas dengan Rusia Cs
JAKARTA, - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso (Busan) menandatangani perjanjian perdagangan bebas atau free trade agreement (FTA) antara Indonesia dengan Uni Ekonomi Eurasia (EAEU FTA), Minggu ( .Penandatanganan dilakukan di sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Uni Ekonomi Eurasia, St. Petersburg, Rusia.Adapun Uni Ekonomi Eurasia terdiri dari lima negara bekas Uni Soviet yakni, Rusia, Armenia, belarus, Kazakhstan, dan Kyrgyzstan.Baca juga: Ekspor Indonesia Ditarget Naik 2 Kali Lipat lewat Perdagangan Bebas dengan KanadaPIXABAY/AWADPALESTINE Ilustrasi ekspor. Ekspor China ke Amerika Serikat (AS) turun tajam sebesar 33 persen pada Agustus 2025, di tengah melambatnya pertumbuhan perdagangan luar negeri Negeri Tirai Bambu.“Menindaklanjuti arahan Presiden untuk membuka pasar baru bagi pelaku usaha Indonesia, hari ini saya menandatangani persetujuan dagang bersejarah dengan Uni Ekonomi Eurasia,” kata Mendag Busan dalam keterangan resminya, Senin .Adapun penandatanganan itu dihadiri jajaran pejabat tinggi kementerian dari negara terkait dan disaksikan langsung kepala negara anggota Uni Ekonomi Eurasia, termasuk Presiden Rusia, Vladimir Putin.Pada kesempatan itu, Busan menyampaikan salam hangat dari Presiden Prabowo Subianto kepada para peserta perjanjian EAEU FTA.Ia menekankan, perjanjian dagang Indonesia dengan Uni Ekonomi Eurasia ini bukan hanya gestur politik maupun ekonomi, melainkan pertanda babak baru kemitraan strategis.Baca juga: Perdagangan Bebas Indonesia-Kanada Berlaku, Tarif 0 Persen untuk Tekstil sampai WaletMenurutnya, Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia memiliki mesin ekonomi dan potensi pasar yang besar, didukung sumber daya kuat, produk saling komplementer dan bisa saling menguatkan posisi strategis di rantai perdagangan global.Busan menyebut, bagi Indonesia perjanjian perdagangan bebas ini menciptakan peluang untuk memperluas pasar non tradisional di kawasan Eurasia dengan populasi 180 juta penduduk dan produk domestik bruto (PDB) 2,56 triliun dollar Amerika Serikat (AS).Sementara, bagi Eurasia, Indonesia menawarkan peluang ekonomi dengan 281,6 juta penduduk, PDB 1,4 triliun, dan kelas menengah yang terus tumbuh.


(prf/ega)