JAKARTA, - Kuno dan kokoh, dua kata itu tampak tepat untuk menggambarkan kondisi bangunan bersejarah Menara Air Manggarai yang masih berdiri tegak di tengah padatnya permukiman warga di Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.Menara Air ini merupakan salah satu bangunan tua dengan ketinggian sekitar 23 meter yang telah berdiri sejak era kolonial Belanda.Meski berada di tengah permukiman padat, sejak dulu bangunan ini tidak boleh dimasuki sembarangan orang karena merupakan aset milik PT Kereta Api Indonesia (KAI).Baca juga: Polemik Fotografi Pelari di Ruang Publik, Antara Hak Privasi dan Kebebasan BerkaryaTak heran jika banyak warga penasaran dengan sejarah serta kondisi bagian dalam menara tersebut.Bahkan, banyak warga sekitar yang sampai saat ini masih penasaran bagaimana bangunan tua tersebut bisa berdiri di pemukiman padat Manggarai./ SHINTA DWI AYU Bangunan bersejarah Menara Air di Manggarai, Jakarta Selatan."Saya aja orang sini enggak tahu persis gimana ceritanya Menara Air bisa berdiri, karena pas saya lahir udah ada juga," ungkap salah satu warga bernama Yuni (35) saat diwawancarai Kompas.com di lokasi, Senin .Berdasarkan informasi yang Yuni tahu, kawasan di sekitar Menara Air belum padat seperti sekarang saat pertama kali dibangun.Dahulu, area tersebut masih dikelilingi pepohonan lebat yang seiring berjalannya waktu menjadi permukiman warga.Humas KAI Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko bercerita, Menara Air Manggarai dibangun pada masa pemerintahan Hindia Belanda sekitar tahun 1918 hingga 1920."Pembangunannya bersamaan dengan pembangunan kompleks Balai Yasa Manggarai dan Stasiun Manggarai oleh perusahaan kereta api pemerintah kolonial Staatsspoorwegen (SS)," tutur Ixfan saat diwawancarai Kompas.com, Senin.Jadi, secara historis Menara Air memang dibangun untuk mendukung kepentingan operasional perkeretaapian yang ada di Jakarta./ SHINTA DWI AYU Kondisi dalam Menara Air di Manggarai, Jakarta Selatan.Kendati demikian, bangunan bersejarah itu bukan berarti dibangun oleh PT KAI. Sebab, PT KAI baru berdiri jauh setelah kemerdekaan Rebublik Indonesia (RI).Baca juga: Menara Saidah, Bayangan Kemegahan yang Terbengkalai di Tengah Megaproyek JakartaMenara Air dibangun oleh pendahulu lembaga perkeretaapian di Indonesia.Kemudian, setelah nasionalisasi pada 1950-an, aset Menara Air resmi menjadi milik PT KAI dan dikelola hingga kini.Sesuai dengan namanya, menara tua ini dulunya difungsikan sebagai penampungan air.
(prf/ega)
Menapak Sejarah Menara Air Manggarai, Warisan Kolonial yang Tetap Tegak di Permukiman
2026-01-12 11:15:10
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 11:50
| 2026-01-12 10:53
| 2026-01-12 09:41
| 2026-01-12 09:24
| 2026-01-12 09:14










































