Wacana 6 Hari Sekolah, Ketua PGRI Kota Magelang: Ada Plus Minusnya

2026-01-12 06:37:53
Wacana 6 Hari Sekolah, Ketua PGRI Kota Magelang: Ada Plus Minusnya
MAGELANG, – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Magelang, Nurwiyono Slamet Nugroho, menanggapi wacana penerapan kembali sistem enam hari sekolah untuk jenjang SMA/SMK di Jawa Tengah."PGRI (Kota Magelang) mendukung yang terbaik untuk pendidikan anak dan didukung oleh semua pihak," ucapnya kepada Kompas.com melalui aplikasi perpesanan, Rabu .Nurwiyono menjelaskan bahwa kebijakan lima hari sekolah yang saat ini diterapkan sudah berjalan baik.Menurutnya, libur dua hari memberikan kesempatan bagi siswa dan guru untuk beraktivitas di masyarakat.Baca juga: Delapan Bulan Jelang Pensiun, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa Abdul Muis Diberhentikan Setelah Putusan MAIa menilai penerapan durasi sekolah perlu kajian mendalam.Jika sistem enam hari sekolah dianggap mampu mengatasi kurangnya pengawasan terhadap anak, maka opsi tersebut bisa dipertimbangkan."Lima hari dan enam hari sekolah semua ada plus minusnya," ujarnya.Nurwiyono juga menekankan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, pemerintah atau sekolah, dan masyarakat."Kontrol anak sekolah harus dari semua pihak baik orang tua, guru, dan masyarakat," katanya.Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyampaikan bahwa pemerintah provinsi sedang melibatkan akademisi untuk mengkaji wacana enam hari sekolah pada jenjang SMA/SMK.Yasin mengatakan bahwa setelah kajian selesai, Pemprov Jateng akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat—baik siswa, guru, maupun orang tua. Sosialisasi ini ditargetkan selesai sebelum semester berikutnya."Kita sosialisasikan bagaimana nanti keadaan masyarakatnya, penerimaan siswa-siswinya, termasuk sekolahnya sudah siap apa belum,” jelasnya dikutip Kompas.com .Yasin menambahkan bahwa pemberlakuan enam hari sekolah akan berdampak pada perubahan jam belajar.Jika selama ini pelajar pulang hingga sore pada sistem lima hari sekolah, nantinya jam belajar akan bergeser menjadi hanya sampai siang."Kalau enam hari itu Jumat kita pulang jam 11.00 WIB, nanti Sabtu pulangnya jam 11.00 WIB atau jam 12.00 WIB. Enggak penuh ya,” bebernya.


(prf/ega)