Warren Buffett Resmi Mundur dari Kursi CEO, Akhiri Era Emas Investasi Dunia

2026-01-12 00:20:52
Warren Buffett Resmi Mundur dari Kursi CEO, Akhiri Era Emas Investasi Dunia
– Setelah hampir 60 tahun memimpin Berkshire Hathaway, Warren Buffett akhirnya menutup babak panjang kepemimpinannya sebagai Chief Executive Officer (CEO). Dalam surat tahunan terakhirnya kepada pemegang saham, pria berusia 95 tahun itu mengumumkan bahwa tahun 2025 akan menjadi penutup masa baktinya di posisi tersebut.“Saya akan ‘going quiet’, tapi tetap datang ke kantor setiap hari,” tulis Buffett dalam surat yang dirilis Senin , dikutip sama Reuters. Keputusan ini menandai akhir dari era yang membentuk wajah investasi global selama lebih dari setengah abad.Meski meninggalkan kursi CEO, Buffett memastikan dirinya tak benar-benar undur diri. Ia masih akan menjabat sebagai Chairman Berkshire Hathaway dan tetap menjadi pemegang saham utama.Seperti tradisi selama ini, Buffett akan terus menulis pesan tahunan untuk para investor setiap Hari Thanksgiving, simbol bahwa semangatnya masih menyertai perusahaan yang ia bangun sejak 1965.Baca juga: Warren Buffett Pamit dari Dunia Investasi, Bakal Donasikan Rp 2.400 Triliun ke Yayasan Keluarga Posisi strategis Buffett akan diteruskan kepada Greg Abel, 63 tahun, yang selama ini menjabat Wakil Ketua Divisi Non-Asuransi Berkshire.Abel telah lama dipersiapkan sebagai penerus resmi sejak 2021 dan mulai tahun depan akan mengambil alih peran penuh, termasuk menulis surat tahunan dan memimpin rapat akbar tahunan Berkshire Hathaway.Buffett memuji penerusnya sebagai sosok dengan integritas tinggi dan kemampuan manajerial luar biasa.“Saya tidak bisa memikirkan orang lain yang lebih tepat untuk mengelola uang saya dan uang Anda,” tulis Buffett.Ia menambahkan bahwa dewan direksi dan keluarganya telah memberikan dukungan penuh kepada Abel, menegaskan proses suksesi yang berlangsung mulus dan terencana.Baca juga: Warren Buffett Siap Pamit, Kas Berkshire Sentuh Rekor BaruSelain pengumuman pengunduran diri, Buffett juga mengungkapkan langkah besar dalam perjalanan filantropinya.Ia berencana mendonasikan seluruh saham Berkshire Hathaway miliknyase, nilai sekitar 149 miliar dollar AS atau Rp 2.400 triliun, kepada yayasan keluarga yang dikelola anak-anaknya: Susie, Howard, dan Peter.Sebagai tahap awal, Buffett telah mengonversi 1.800 saham kelas A senilai 1,35 miliar dollar AS menjadi saham kelas B untuk disalurkan ke empat yayasan keluarga.“Saya ingin memastikan warisan saya tersalurkan dengan baik selagi saya masih hidup,” ujarnya.Langkah ini menegaskan kembali komitmen Buffett terhadap filantropi. Sejak 2006, ia telah menyumbangkan lebih dari separuh sahamnya, sebagian besar melalui Bill & Melinda Gates Foundation, menjadikannya salah satu dermawan terbesar dalam sejarah modern.Baca juga: Simak, Tips Investasi Warren Buffett Saat Pasar Saham BergejolakKepergian Buffett dari posisi CEO bukan hanya pergantian jabatan, melainkan penutupan era yang membentuk DNA investasi dunia, yakni kesabaran, integritas, dan nilai jangka panjang.Meski “going quiet”, warisan kebijaksanaan Buffett akan terus bergema di setiap langkah para investor yang terinspirasi olehnya.


(prf/ega)