Rekayasa Lalu Lintas Jalan MH Thamrin Selama Pekerjaan JPM

2026-01-12 06:26:53
Rekayasa Lalu Lintas Jalan MH Thamrin Selama Pekerjaan JPM
JAKARTA, – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, seiring pelaksanaan pekerjaan peningkatan fasilitas Jembatan Penyeberangan Masyarakat (JPM) Halte MH Thamrin.Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus memastikan keselamatan pengguna jalan di kawasan yang dikenal sebagai salah satu koridor tersibuk di Ibu Kota.“Lokasi pekerjaan berada di Jalan MH Thamrin, tepatnya di ruas antara Gedung Bawaslu dan Gedung Sarinah,” ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, dalam keterangan tertulis, Rabu .Baca juga: Korupsi Bupati Bekasi: LHKPN Ungkap Koleksi Mobil Mewah Rp2,4 Miliar/ANTONIUS ADITYA MAHENDRA Warga menyeberangi zebra cross di sekitar Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa .Tampak sejumlah ruas jalan masih lengang di hari pertama pasca libur lebaran usai.Ia menegaskan, pengaturan lalu lintas dilakukan secara bertahap mengikuti jadwal pengerjaan proyek.Pada 12–15 Desember 2025, dilakukan pembongkaran Aluminium Composite Panel (ACP) eksisting di sisi barat dan timur pada pukul 22.00–04.00 WIB. Tahapan berikutnya meliputi pemasangan safety deck pada 14–20 Desember 2025 di jam yang sama.Selanjutnya, pemasangan Fiber Reinforced Polymer (FRP) di kedua sisi dilakukan pada 18–23 Desember 2025, bersamaan dengan pengecoran struktur lift yang juga dilaksanakan pada malam hari.Baca juga: Penjualan Yamaha 2025: NMAX dan Aerox Diklaim TerlarisDok. Beritajakarta Ilustrasi rekayasa lalu lintas di JakartaAdapun pekerjaan erection baja dijadwalkan berlangsung pada 10–11 Januari 2026, mulai pukul 22.00 hingga 04.00 WIB.“Selama proses pekerjaan, akan terjadi pengurangan satu lajur lalu lintas secara bertahap sesuai kebutuhan di setiap tahapan,” ucap Syafrin“Diimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalin, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan,” kata dia.Dengan rekayasa lalu lintas yang bersifat sementara dan terkoordinasi ini, Dishub berharap potensi kemacetan dapat diminimalisasi, sementara pekerjaan peningkatan JPM tetap berjalan aman dan terkendali.


(prf/ega)