JAKARTA, - Ketakutan usai didatangi debt collector ke rumah, Sarwendah akui sampai harus konsultasi ke psikolog."Aku ke Psikolog iya," kata Sarwendah dikutip Intens Investigasi, Jumat .Tak menjelaskan lebih lanjut kondisinya, Sarwendah hanya mengatakan bahwa rasa takut yang timbul sebagai respons pasti juga dialami wanita lain."Aku cuma mau nanya, kalau kakak, seorang perempuan, tiba-tiba ada yang datang ke rumah," ujar Sarwendah.Baca juga: Klarifikasi soal Biaya Lain yang Dibayar Ruben Onsu, Pihak Sarwendah: Tidak Ada Paksaan"Kakak kaget enggak? Takut enggak? Gitu aja," lanjutnya.Terlebih dia juga seorang ibu yang otomatis memiliki naluri untuk melindungi anak-anaknya."Apalagi aku perempuan, aku punya anak-anak di rumah aku," kata Sarwendah.Sarwendah sendiri tak ada niat buruk dengan mengungkap kedatangan debt collector."Aku harap semuanya bisa baik-baik, kalian tahu aku orangnya sangat private, aku sangat cinta damai," ujarnya. Baca juga: Terungkap Fakta Baru soal Nafkah Ruben, Sarwendah Sebut Diberi Uang Saku Terbatas Selama MenikahSebelumnya, kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu menjelaskan alasannya menggelar konferensi pers terkait datangnya debt collector ke rumah Sarwendah."Tujuan kami menyampaikan ke media terkait debt collector hanya satu, agar klien kami, Sarwendah tidak lagi didatangi debt collector," kata Chris."Tujuannya hanya itu," jelasnya. Chris menegaskan tak ada niat kliennya untuk menjatuhkan pihak mana pun. Semua dilakukan murni karena rasa takut dan tidak ingin kejadian serupa terulang."Tidak ada maksud lain, tidak ada tujuan lain yang menyudutkan salah satu pihak," ucap Chris."Klien kami ibu rumah tangga, klien kami adalah wanita, sangat-sangat takut. Ketakutan klien kami terhadap kedatangan debt collector nyata," imbuhnya.
(prf/ega)
Ketakutan Didatangi Debt Collector, Sarwendah Sampai Konsultasi ke Psikolog
2026-01-11 22:59:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:12
| 2026-01-11 21:59
| 2026-01-11 21:07
| 2026-01-11 20:56










































