Danantara Bakal Pakai “Patriot Bond” di Proyek Sampah Jadi Listrik

2026-01-12 04:52:57
Danantara Bakal Pakai “Patriot Bond” di Proyek Sampah Jadi Listrik
JAKARTA, - Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, menyebut pihaknya bakal menggunakan sebagian “Patriot Bond” untuk mendanai proyek waste to energy (WTE) atau mengubah sampah menjadi listrik.Pandu mengatakan Danantara masih mendiskusikan berapa persen nilai proyek yang akan didanai menggunakan Patriot Bond.Adapun Patriot Bond merupakan obligasi negara jangka panjang yang diterbitkan dengan mekanisme private placement.Baca juga: Danantara: TOBA Sudah Declaire Tak Ikut Proyek Sampah Jadi Listrik“Nanti kita akan diskusikan, tapi tentunya Patriot Bond bisa dipakai. Memang kita sudah sebut dari awal kita akan menggunakan dana Patriot Bond untuk salah satunya ke waste to energy,” kata Pandu dalam media briefing di Kompleks Kantor Danantara, Jakarta, Senin .Menurut Pandu, pendanaan dalam suatu proyek umumnya terdiri dari 70 persen utang dan 30 persen lainnya berasal dari modal (equity).Ia menyebut banyak sekali bank asing dan bank lokal yang sangat tertarik terlibat dalam pendanaan proyek WTE Danantara.“Kalau equity-nya setinggi itu, apalagi dari sisi debt, jadi we want to find yang paling competitive,” tutur Pandu.Proyek WTE di setiap daerah nantinya bisa memiliki pemberi utang yang berbeda-beda.Danantara nantinya akan memilih siapa pihak yang terbaik untuk terlibat dalam proyek WTE tersebut.“Jadi ini bagus sekali dari sisi capital formation, banyak private sector, banyak juga bank-bank asing dan dalam negeri yang ingin ikut. Yang bagusnya ini salah satu contoh crowding in dari sisi proyek Danantara,” jelas Pandu.Sebagai informasi, pemerintah melalui Danantara telah mencanangkan program WTE yang ditargetkan akan direalisasikan di 33 daerah.Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan P. Roeslani, menyebut proyek WTE ini membutuhkan investasi sebesar Rp 91 triliun.“Mungkin total investasinya itu mencapai kurang lebih Rp 91 triliun. Rp 91 triliun untuk kurang lebih di 33 daerah itu,” ujar Rosan dalam acara Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2025 di Jakarta, Jumat .Baca juga: Danantara Mau 30 Persen Saham di Tiap Proyek Sampah Jadi Energi


(prf/ega)