Jadwal Man United Vs Wolves, Amorim Larang Keras Bruno Fernandes Main

2026-02-04 19:20:59
Jadwal Man United Vs Wolves, Amorim Larang Keras Bruno Fernandes Main
- Manchester United akan menjamu Wolverhampton pada pekan ke-19 Liga Inggris 2025-2026.Pertandingan Man United vs Wolves akan digelar di Stadion Old Trafford, Manchester, pada Rabu pukul 03.15 WIB.Pelatih Manchester United, Ruben Amorim bersikeras menahan sang kapten, Bruno Fernandes untuk bermain pada laga ini sebelum sembuh dari cedera.Baca juga: Atletico Hanya Lepas Conor Gallagher di Angka Rp592 Miliar, Man United Pikir UlangBruno Fernandes sebenarnya cukup berhasrat untuk kembali bermain bersama Manchester United meski masih berada dalam parawatan akibat cedera hasmtring yang dialaminya kala menghadap Aston Villa 21 Desember lalu.Karena tidak ingin mengambil risiko besar, Amorim memilih bersabar dan membiarkan pemain Timnas Portugal itu untuk beristirahat.Meski begitu, absennya Bruno Fernandes menjadi kerugian besar bagi Manchester United di saat mereka membutuhkan poin penuh untuk naik ke papan atas.Alih-alih diam dan fokus pemulihan, Bruno Fernandes tetap hadir di lapangan dan menonton rekan-rekannya berlatih.Mengutip dari Guardian, Ruben Amorim berkelakar jika Bruno Fernandes disebut mengincar posisinya sebagai pelatih karena aktif memberikan instruksi di lapangan.“Dia adalah orang yang tetap menonton latihan bahkan setelah perawatan. Dia selalu datang ke sana,” kata Amorim.Baca juga: Alasan Ruben Amorim Belum Bisa Andalkan Skema 3 Bek di Man United“Saya tidak tahu apakah dia menginginkan pekerjaan saya atau tidak, tetapi dia adalah seorang pemimpin. Dia tidak bisa menjadi orang yang ketika tidak bermain, dia tidak banyak bicara. Dia selalu berbicara. Itulah mengapa dia menjadi kapten." Amorim memuji kepemimpinan Bruno Fernandes termasuk mentalnya ketika tidak bisa bermain karena cedera."Dia terkadang melakukan hal-hal buruk, seperti cara dia menggerakkan tangannya [isyarat, di lapangan], tetapi juga memiliki banyak hal baik." "Jadi ada banyak hal yang tidak Anda lihat tetapi dia lakukan. Dia adalah pemimpin yang hebat sepanjang waktu,” tambahnya.Baca juga: Man United Vs Newcastle 1-0, Ruben Amorim: Kami Menderita Bersama dan MenangAmorim mengatakan jika Bruno memaksa untuk ikut berlatih meski masih berada dalam perawatan.Ia pun melarang hal tersebut dan memastikan jika Bruno akan diparkir pada saat melawan Wolves.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Secara medis, luka dapat dibedakan berdasarkan seberapa dalam jaringan tubuh yang rusak.Luka superfisial adalah jenis luka yang hanya mengenai sebagian lapisan kulit, seperti goresan atau lecet. Luka jenis ini biasanya tidak terlalu dalam dan dapat sembuh dalam waktu cepat.“Luka superfisial itu yang terputus kontinuitasnya hanya sebagian lapisan kulit,” kata dr. Heri.Berbeda dengan luka superfisial, luka dalam biasanya menembus lapisan kulit hingga mengenai jaringan otot, bahkan tulang. Kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan dan risiko infeksi yang lebih tinggi.Umumnya, luka dalam memerlukan penanganan medis segera karena proses penyembuhannya lebih kompleks dibanding luka ringan.“Kalau dia luka dalam, itu tembus dari kulit bisa sampai ke otot. Bahkan kalau traumanya berat, bisa sampai ke tulang,” lanjut dr. Heri.Baca juga: SHUTTERSTOCK/NONGASIMO Beda jenis luka, beda penyebab dan cara penyembuhannya. Memahami jenis luka penting agar penanganannya tepat, simak penjelasan dokter.Selain dari kedalamannya, luka juga dapat dikategorikan berdasarkan waktu penyembuhannya menjadi luka akut dan kronis.Menurut dr. Heri, luka akut adalah luka yang sembuh melalui proses alami tubuh dan biasanya pulih dalam waktu beberapa minggu.“Luka juga bisa diklasifikasikan menurut waktu sembuhnya, itu menjadi luka yang akut dan luka yang kronis,” ucap dr. Heri.“Luka yang akut itu adalah luka yang sembuh dengan proses alamiah, yang seharusnya dia bisa sembuh sekitar empat sampai delapan minggu,” tambahnya.Ketika penyembuhan tidak berjalan semestinya, kategori luka bisa berubah menjadi luka kronis, artinya luka yang mengalami proses sembuh lebih lama.“Kalau proses sembuhnya mengalami gangguan, dia akan menjadi suatu luka yang kronis, yang bisa sampai berminggu-minggu, berbulan-bulan, sampai bertahun-tahun,” ujar dr. Heri.Faktor yang bisa menyebabkan luka menjadi kronis antara lain infeksi, kekebalan tubuh, hingga penyakit penyerta seperti diabetes.

| 2026-02-04 18:06