JAKARTA, - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal IV 2025 menjadi yang tertinggi sepanjang tahun ini."Kalau berbagai program pemerintah dijalankan secara optimal maka kami yakin kuartal IV akan menjadi yang tertinggi selama tahun ini," kata Airlangga di Jakarta, Selasa .Ia menjelaskan sejumlah program tengah digencarkan pemerintah. Di antaranya program magang bagi lulusan baru, perluasan insentif Pajak Penghasilan (PPh) 21, bantuan pangan Oktober-November, bantuan iuran jaminan kecelakaan kerja, tambahan manfaat perumahan BPJS Ketenagakerjaan, serta padat karya tunai.Baca juga: Realisasi KUR Capai Rp 217 Triliun, Airlangga Dorong UMKM Jadi Motor Pertumbuhan EkonomiLangkah lain mencakup deregulasi perizinan dan peningkatan kualitas permukiman. Selain itu, penguatan hilirisasi dan investasi disebut ikut menopang kinerja ekonomi pada kuartal IV.Untuk pertumbuhan ekonomi kuartal III, Badan Pusat Statistik (BPS) akan merilis data pada Rabu pukul 11.00 WIB. Airlangga menilai hasilnya akan tetap positif."Pertumbuhan ekonomi di kuartal II sebesar 5,12 persen, kuartal III tunggu pengumuman besok jam 11, di kuartal IV saya yakin lebih tinggi dari 5,12 persen," ujar Airlangga.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga memperkirakan konsumsi rumah tangga tumbuh 5,5 persen pada kuartal IV 2025.“(Pertumbuhan konsumsi rumah tangga) Sekitar 5,5 persen atau lebih sedikit,” kata Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa .Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal III 2025 Diproyeksi Stabil di Sekitar 5 PersenIa memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional bisa mencapai 5,67 persen pada kuartal IV. Menurutnya, penguatan konsumsi masyarakat dan realisasi stimulus pemerintah akan berdampak signifikan di akhir tahun.Purbaya menilai proyeksi Bank Dunia yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 4,8 persen tahun ini belum sepenuhnya mencerminkan tren pemulihan yang terjadi.Ia menyebut konsumsi rumah tangga menjadi indikator penting pemulihan ekonomi. Proporsi belanja masyarakat untuk konsumsi naik dari 74,8 persen menjadi 75,1 persen pada September 2025.Menurut dia, peningkatan ini didorong kebijakan pemerintah yang menempatkan dana Rp200 triliun ke dalam sistem keuangan sejak 13 September 2025.Dana tersebut disalurkan ke Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Negara Indonesia (BNI) masing-masing Rp55 triliun, Bank Tabungan Negara (BTN) Rp25 triliun, serta Bank Syariah Indonesia (BSI) Rp10 triliun.
(prf/ega)
Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV Diprediksi Jadi yang Tertinggi Tahun Ini
2026-01-12 06:01:51
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:26
| 2026-01-12 05:58
| 2026-01-12 05:46
| 2026-01-12 05:00










































