JAKARTA, — Sebelas siswa SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara, yang menjadi korban tertabrak mobil pengangkut Makanan Bergizi Gratis (MBG) akhirnya dipulangkan dari RSUD Cilincing setelah mendapatkan perawatan medis. Para siswa kini melanjutkan pemulihan dengan skema rawat jalan.Pantauan Kompas.com, para siswa mulai meninggalkan RSUD Cilincing sekitar pukul 15.00 WIB. Mereka keluar dari Ruang Instalasi Gawat Darurat bersama orang tua masing-masing sebelum diarahkan menuju dua mobil yang disiapkan rumah sakit untuk mengantar mereka pulang satu per satu.Beberapa siswa masih mengenakan seragam lengkap merah putih beserta dasi dan topi. Mereka juga terlihat membawa bingkisan berisi makanan ringan, biskuit, dan susu UHT bertuliskan “Layanan Dukungan Psikososial Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta”.Baca juga: Gibran Instruksikan Agar Korban yang Ditabrak Mobil MBG Dirawat MaksimalPaket tersebut diberikan sebagai dukungan moral setelah para siswa menerima layanan trauma healing dari tim Psikologi Kepolisian dan Dinas Sosial DKI.Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memastikan pemantauan kesehatan akan tetap dilakukan oleh tenaga medis Puskesmas melalui tim “pasukan putih”.“Yang sudah pulang pun akan dipantau oleh pasukan putih yang dimiliki oleh Puskesmas masing-masing untuk melihat perkembangan apa yang terjadi setelah pulang, sehingga pasca kejadian tetap bisa diawasi,” kata Dadan di RSUD Cilincing, Kamis.Selain itu, BGN berkomitmen mengganti seluruh barang siswa yang rusak akibat kecelakaan.“Kami sudah catat semua terkait dengan alamatnya masing-masing untuk diberikan ganti seragam, sepatu, dan lain-lain karena rusak,” ujar Dadan.Adapun tiga siswa masih menjalani rawat inap di RSUD Cilincing. Dari total 22 korban, delapan orang lainnya—termasuk seorang guru—masih dirawat di RSUD Koja.Sebelumnya, sebuah mobil pengangkut MBG menabrak sejumlah siswa di halaman SDN Kalibaru 01. Dadan menyebut dugaan sementara menunjuk pada kelalaian sopir pengganti yang kurang berpengalaman.Baca juga: Wapres Gibran Jenguk Sejumlah Siswa yang Ditabrak Mobil MBG di RSUD Koja“Dugaan sementara karena jalan naik, ya. Jalan naik, kemudian mau pindah gigi, lupa injak rem, karena kurang pengalaman,” ujarnya.Sopir tersebut diketahui merupakan sopir cadangan yang ditunjuk oleh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menggantikan sopir utama yang sedang sakit.“Untuk yang kejadian kali ini, ini adalah kejadian pertama, sejak SPPG ini beroperasi sudah sejak 24 Maret. Dan Kepala SPPG memang membuat satu kebijakan untuk mem-backup sopir jika dalam keadaan sakit,” ucapnya.Sopir dan pendamping yang berada di dalam kendaraan kini menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Utara.Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Utara Komisaris Ridha Aditya menjelaskan, kendaraan tersebut sempat melintas di depan sekolah sebelum memutar balik dan menabrak pagar.“Kemudian masuk, seperti yang ada di CCTV, menabrak pagar sekolah sehingga siswa yang ada di dalam sekolah juga tertabrak oleh kendaraan,” katanya.Terkait kecepatan kendaraan saat insiden terjadi, polisi masih melakukan penyelidikan.“Untuk kecepatan juga masih diselidiki ya, untuk kecepatan kendaraan,” ujar Ridha.Hingga kini, polisi masih melakukan olah TKP dan mendalami penyebab kecelakaan.
(prf/ega)
11 Siswa Korban Tabrakan Mobil MBG Dipulangkan dari RSUD Cilincing, Lanjut Rawat Jalan
2026-01-13 06:19:22
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-13 06:31
| 2026-01-13 06:08
| 2026-01-13 05:27
| 2026-01-13 04:54










































