Temui Warga Terdampak Proyek Tol Bawen-Yogya, Bupati Temanggung: Rakyat Tak Boleh Dikorbankan

2026-01-12 07:20:56
Temui Warga Terdampak Proyek Tol Bawen-Yogya, Bupati Temanggung: Rakyat Tak Boleh Dikorbankan
JAKARTA, - Bupati Temanggung, Agus Setyawan, mengadakan pertemuan dengan warga Desa Kebumen dan Desa Pingit, Pringsurat, yang terdampak pembangunan Jalan Tol Bawen-Yogyakarta.Pertemuan ini bertujuan untuk membahas perkembangan proses pembebasan lahan, khususnya mengenai nilai appraisal yang hingga saat ini belum mencapai kesepakatan final sejak 2022.Agus menegaskan komitmen Pemkab Temanggung untuk mengawal penyelesaian pembebasan lahan untuk pembangunan Jalan Tol Bawen-Yogyakarta Seksi 5 yang melintasi Kecamatan Pringsurat.Baca juga: Ganti Rugi Jalan Tol Bawen-Yogyakarta di Temanggung Belum Disepakati, Wabup: Kita Cari Jalan Tengah..."Masalah ini sudah lama sejak 2022, namun perdebatan soal appraisal tanah belum juga menemukan titik temu. Jadi ini seperti ngejar layang-layang putus. Namun apa pun itu, ini adalah jeritan dan ungkapan perasaan rakyat. Kita tetap berikhtiar membela masyarakat, khususnya di Desa Kebumen dan Desa Pingit," ungkap Agus di Temanggung, Minggu , dikutip dari Antara.Ia juga menyampaikan dukungan pemerintah daerah terhadap pembangunan Tol Bawen-Yogyakarta sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).Pembangunan tol ini diharapkan dapat menjadi salah satu jalur utama penghubung kawasan segitiga emas Semarang-Solo-Yogyakarta.Namun, Agus menekankan bahwa keberhasilan proyek ini tidak boleh mengorbankan masyarakat pemilik lahan."Kami mendukung PSN, tetapi rakyat tidak boleh dikorbankan. Ketika rakyat menjual lahannya, itu adalah aset terakhir yang mereka miliki. Jalan tol ini akan digunakan banyak orang dan menjadi fasilitas abadi. Maka jangan sampai ada warga yang dirugikan dalam prosesnya. Kebahagiaan pembangunan ini harus dirasakan bersama, baik rakyat yang dilewati jalan tol maupun rakyat yang melewati jalan tol," tegasnya.Baca juga: Negosiasi Lahan untuk Tol Bawen-Yogyakarta di Temanggung Alot, Harga Terlalu Rendah?Anggota DPR-RI Komisi V, Sofwan Dedy Ardyanto, juga berupaya mengawal proses ini agar masyarakat mendapatkan haknya secara layak, tanpa menghambat keberlanjutan pembangunan Tol Bawen-Yogyakarta yang dianggap vital untuk konektivitas dan pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah.Sofwan menyampaikan laporan mengenai langkah-langkah yang telah dilakukan di tingkat pusat untuk menindaklanjuti aspirasi warga terkait nilai ganti rugi lahan.Ia mendorong kementerian terkait untuk melakukan evaluasi ulang terhadap mekanisme appraisal demi mencapai kesepakatan yang adil bagi warga.


(prf/ega)