Alasan di Balik Ibu Bunuh Bayi dan Tulis Surat 'Tolong Kuburkan'

2026-01-15 03:14:01
Alasan di Balik Ibu Bunuh Bayi dan Tulis Surat 'Tolong Kuburkan'
Mayat bayi yang ditemukan di dalam tas yang berada di toilet Stasiun Citayam, Depok, Jawa Barat (Jabar), ternyata dibunuh sang ibu. Terungkap jelas alasan sang ibu membunuh darah daging sendiri.Diketahui jasad bayi ditemukan pada Senin (1/12) sore di Stasiun Citayam. Sang ibu meninggalkan secarik kertas yang berisikan pesan.Pesan tersebut yakni siapa saja yang menemukan bayi ini agar dikuburkan. "(Alasan menulis di secarik kertas) ya dia mengalami stres yang luar biasa. Nggak punya teman mengadu," kata Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi saat dihubungi wartawan, Senin (8/12/2025).Made mengatakan ibu kandung tersebut juga sengaja membunuh bayinya. Alasannya stres dan malu bayi tersebut hasil hubungan gelap dengan pacarnya."(Penyebab kematian) direndam di air dan ditutup kain," ucapnya. "Iya (pelaku) malu. (Pelaku merasa) banyak masalah, jadi stres. Accident sama pacarnya, itu bayinya," lanjutnya.Saat ini pelaku telah diamankan. Pelaku tengah diperiksa di Unit PPA Polres Metro Depok."Ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 3.000.000.000," kata Made.Pelaku dijerat dengan Pasal 80 ayat (3) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan/atau 341 KUHP terkait tindak pidana kekerasan terhadap anak dan atau seorang ibu yang dengan sengaja menghilangkan jiwa anaknya pada ketika dilahirkan atau tidak berapa lama sesudah melahirkan karena takut ketahuan bahwa ia sudah melahirkan anak.Lihat juga Video 'Warga Lombok Tengah Digegerkan Penemuan Mayat Bayi Tanpa Kepala':[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Namun, mengingat harga merupakan aspek yang sensitif bagi beberapa pasar berkembang, seperti Indonesia maupun India, vendor ponsel kabarnya bakal menggunakan strategi lain, selain kenaikan harga.Menurut bocoran yang dibagikan di blog Naver Korea Selatan, vendor ponsel kemungkinan memangkas RAM HP. Karena itu, beberapa ponsel dengan RAM 16 GB kemungkinan menjadi produk yang cukup langka.Sebaliknya, ponsel dengan RAM 4 GB justru akan lebih mendominasi ketimbang saat ini. Bocoran itu juga menyebutkan bahwa ponsel dengan RAM 12 GB bisa dipangkas hingga 40 persen, hingga menjadi 6 GB atau 8 GB. Sementara model yang biasanya dibekali RAM 8 GB, dipotong hingga 50 persen menjadi 4 GB atau 6 GB.Sayangnya, walaupun konfigurasi RAM beberapa ponsel tahun depan dipangkas, harganya tetap lebih mahal dibanding model sebelumnya, dilansir Gizmochina.Adapun kenaikan harga HP terjadi sebagian besar karena meningkatnya pemintaan memori di berbagai industri termasuk untuk data center kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), hingga menimbulkan kelangkaan pasokan.Hal tersebut juga diamini oleh Xiaomi, hingga menyatakan bahwa harga produknya tahun depan meningkat.Baca juga: Ini Sebab Harga Memori RAM di Indonesia NaikXiaomi sudah mengumumkan rencana kenaikkan harga smartphone baru mulai tahun depan. Pengumuman ini disampaikan oleh Presiden Xiaomi, Lu Weibing dalam konferensi pers terkait laporan pendapatan perusahaan pada November 2025 lalu.Ia mengataka bahwa keputusan ini diambil karena semakin mahalnya harga chip memori, akibat melonjaknya permintaan untuk server kecerdasan buatan (AI).Tingginya permintaan chip memori untuk server juga membuat perusahaan seperti Samsung, memangkas produksi chip memori termasuk untuk ponsel, dan mengalihkannya ke memori bandwidth tinggi (high bandwidth memory).Xiaomi Redmi Note 15 Pro 5G.

| 2026-01-15 03:27