Bubur Ayam Indonesia Jadi Bubur Terenak di Dunia Versi TasteAtlas, Raih Skor 4,4

2026-01-15 08:34:00
Bubur Ayam Indonesia Jadi Bubur Terenak di Dunia Versi TasteAtlas, Raih Skor 4,4
- Bubur ayam berhasil mengharumkan nama kuliner Nusantara di kancah internasional.Hidangan sederhana yang akrab sebagai menu sarapan masyarakat Indonesia ini sukses menembus daftar kuliner terbaik dunia versi TasteAtlas.Dalam penilaian tersebut, bubur ayam berhasil mengungguli berbagai hidangan bubur dari sejumlah negara, termasuk Rumania, Filipina, Amerika Serikat, Brasil, hingga Mesir.Capaian ini menunjukkan bahwa makanan tradisional Indonesia mampu bersaing di tingkat global dan bahkan mengalahkan beragam bubur serta olahan sereal dari berbagai belahan dunia.Baca juga: Tak Hanya di Indonesia, Bubur Asyura Juga Jadi Tradisi bagi Muslim di Thailand SelatanDalam laporan TasteAtlas yang dirilis pada Agustus 2025, bubur ayam dinobatkan sebagai peringkat pertama dalam daftar "Top 100 Porridges in the World".Pengakuan ini semakin memopulerkan bubur ayam di mata dunia sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai hidangan berbasis sereal terbaik menurut para pencinta kuliner global.Mengutip laman resmi TasteAtlas, bubur ayam meraih rating 4,4. Ini merupakan skor tertinggi dalam kategori porridge untuk periode Agustus 2025.Dengan capaian tersebut, bubur ayam tidak hanya menjadi primadona di Indonesia, tetapi juga mendapat apresiasi luas dari komunitas kuliner internasional.Penilaian ini menunjukkan kuatnya daya saing bubur ayam dibandingkan berbagai hidangan klasik dari negara lain, sekaligus menegaskan popularitasnya di kancah global.Keunggulan bubur ayam disebut terletak pada perpaduan tekstur bubur yang lembut dengan aneka topping gurih, seperti suwiran ayam, cakwe, bawang goreng, hingga sambal. Fleksibilitas rasa dan ragam penyajiannya membuat bubur ayam mudah diterima berbagai budaya, dari Asia hingga Barat.Baca juga: Densus 88 Tangkap Penjual Bubur Terduga Teroris di KarawangSelain bubur ayam, TasteAtlas juga merilis "Top 10 Best Porridges" di dunia.Hal ini memperlihatkan ketatnya persaingan antara beragam hidangan bubur dari Asia, Eropa, hingga Amerika Serikat.Berikut daftar lengkap beserta skornya:Baca juga: Mengenal Tradisi Bubur Asyura yang Muncul Setiap 10 Muharam di Beberapa Daerah Indonesia


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Dampak kecelakaan tersebut dinilai sangat fatal. Sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, 15 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Selain korban meninggal, sebanyak 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sembilan korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan awal adalah latar belakang pengemudi bus. Sopir PO Cahaya Trans tersebut diketahui masih tergolong baru mengemudikan rute Bogor–Yogyakarta.Pengemudi baru dua kali melakukan perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut dan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa kecelakaan maut di Tol Kota Semarang ini, pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan.Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Polisi Dalami Dugaan Sopir Minim Jam TerbangDok. SAR Semarang Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin pukul 00.30 WIB dini hari. Salah satu korban selamat adalah kernet bus, Robi Sugianto (51), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes.Robi mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kernet berada di bagian depan bus dan menyadari kendaraan tiba-tiba miring ke kanan sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan tol.Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan profesional.Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal di Simpang Susun Krapyak tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, kontur dan kondisi jalan, hingga faktor pengemudi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penampakan Bus Maut Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang Akibatkan 16 Orang Meninggal

| 2026-01-15 06:43