PALOPO, – Seorang mahasiswa di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, menjadi korban penganiayaan setelah diduga ditegur terkait aktivitasnya di sekretariat organisasi mahasiswa.Peristiwa itu terjadi di Jalan Y.S. Memed, Kelurahan Songka, Kecamatan Wara Selatan, Senin sekitar pukul 21.30 WITA.Korban diketahui bernama Andi Alquais (21), mahasiswa yang tinggal di lokasi kejadian. Pelaku adalah Andi Yahya (44), warga setempat yang bekerja sebagai tukang batu.Kasat Reskrim Polres Palopo, Iptu Sahrir, menjelaskan peristiwa bermula ketika pelaku mendatangi rumah korban yang sering menjadi sekretariat organisasi mahasiswa Fakultas Pertambangan Universitas Andi Djemma.“Pelaku merasa terganggu dengan aktivitas korban bersama teman-temannya yang sering ribut hingga malam dan mengganggu warga sekitar. Namun teguran tersebut tidak diterima baik oleh korban,” ujar Sahrir, Selasa .Baca juga: Paniknya Warga Palopo Saat Ular 5 Meter Melintas di Ruang Tengah Rumah... Cekcok pun terjadi. Merasa emosi, pelaku memukul rahang korban menggunakan tangan kosong hingga menyebabkan pergeseran rahang.Akibat luka tersebut, korban dilarikan ke RSU Mega Buana oleh rekan-rekannya untuk mendapatkan perawatan medis.Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi dan mengecek kondisi korban.Pelaku kemudian diamankan di Mapolsek Wara Selatan sebelum dibawa ke Polres Palopo.“Pelaku sudah dijemput Pawas Ipda Susanto bersama personel piket dan saat ini diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Sahrir.Baca juga: Nasib Guru SD di Tegal, Tewas Dirampok Saat Cari Rezeki Tambahan sebagai Sopir Taksi OnlinePihak keluarga korban, Zain, membantah tudingan bahwa rumah tersebut sering menimbulkan kebisingan.“Dia di dalam rumah berdua, mana mungkin mau ribut kalau begitu, sedangkan keduanya itu anak pendiam. Ribut apa? Mereka juga tidak mainkan alat musik,” ujarnya.Zain menduga penganiayaan dilakukan lebih dari satu pelaku.“Kami berharap polisi bisa mengusut semua yang terlibat, bukan hanya pelaku utama saja,” katanya.Kasus ini kini masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polres Palopo, sementara korban menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
(prf/ega)
Mahasiswa di Palopo Dianiaya Usai Ditegur soal Aktivitas di Sekretariat Organisasi
2026-01-14 02:05:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-14 02:27
| 2026-01-14 01:54
| 2026-01-14 01:42
| 2026-01-14 01:32
| 2026-01-14 01:19










































