27 November Memperingati Hari Apa? Ini Penjelasannya

2026-01-31 00:04:59
27 November Memperingati Hari Apa? Ini Penjelasannya
Pada tanggal 27 November 2025 kembali diperingati Hari Adopsi Penyu atau Turtle Adoption Day. Peringatan ini merupakan sebuah aksi sebagai bentuk perlindungan terhadap reptil yang terancam punah, terutama kesejahteraan penyu.Untuk mengenal lebih lanjut tentang Hari Adopsi Penyu tanggal 27 November, mari simak penjelasan seputar sejarah, tujuan, hingga cara memperingatinya berikut ini.Didirikan pada 2011, Hari Adopsi Penyu dimulai dengan cara yang sederhana ketika seorang wanita bernama Christine Shaw membuat posting blog tentang adopsi penyu, dilansir Days Of The Year. Sejak itu, hari ini telah berkembang dan melibatkan lebih banyak orang di berbagai komunitas di seluruh dunia.Banyak jenis penyu, termasuk penyu laut, penyu radiated, dan penyu terrapin bercorak, berada dalam kondisi terancam punah dan membutuhkan bantuan agar spesies mereka dapat bertahan hidup. Hingga kini, berbagai kelompok konservasi terus bekerja keras untuk membantu kelangsungan hidup mereka.Berbeda dengan Hari Penyu Sedunia (World Turtle Day) yang dirayakan secara global setiap 23 Mei, Hari Adopsi Penyu lebih berfokus pada penyu-penyu yang membutuhkan bantuan di tingkat lokal. Hari ini juga tentang menyelamatkan penyu-penyu lokal yang membutuhkan adopsi sebagai hewan peliharaan.Peringatan Hari Adopsi Penyu setiap 27 November ini adalah sebagai pengingat bahwa makhluk-makhluk lucu ini membutuhkan bantuan dan merupakan kesempatan ideal untuk meningkatkan kesadaran tentang mereka.Ada berbagai cara yang bisa kamu lakukan untuk turut menyemarakkan peringatan ini, yang jelas dengan tujuan untuk mendukung perlindungan dan pelestarian penyu di sleuruh dunia. Mengutip dari National Today, berikut rekomendasi kegiatannya:


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Secara medis, luka dapat dibedakan berdasarkan seberapa dalam jaringan tubuh yang rusak.Luka superfisial adalah jenis luka yang hanya mengenai sebagian lapisan kulit, seperti goresan atau lecet. Luka jenis ini biasanya tidak terlalu dalam dan dapat sembuh dalam waktu cepat.“Luka superfisial itu yang terputus kontinuitasnya hanya sebagian lapisan kulit,” kata dr. Heri.Berbeda dengan luka superfisial, luka dalam biasanya menembus lapisan kulit hingga mengenai jaringan otot, bahkan tulang. Kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan dan risiko infeksi yang lebih tinggi.Umumnya, luka dalam memerlukan penanganan medis segera karena proses penyembuhannya lebih kompleks dibanding luka ringan.“Kalau dia luka dalam, itu tembus dari kulit bisa sampai ke otot. Bahkan kalau traumanya berat, bisa sampai ke tulang,” lanjut dr. Heri.Baca juga: SHUTTERSTOCK/NONGASIMO Beda jenis luka, beda penyebab dan cara penyembuhannya. Memahami jenis luka penting agar penanganannya tepat, simak penjelasan dokter.Selain dari kedalamannya, luka juga dapat dikategorikan berdasarkan waktu penyembuhannya menjadi luka akut dan kronis.Menurut dr. Heri, luka akut adalah luka yang sembuh melalui proses alami tubuh dan biasanya pulih dalam waktu beberapa minggu.“Luka juga bisa diklasifikasikan menurut waktu sembuhnya, itu menjadi luka yang akut dan luka yang kronis,” ucap dr. Heri.“Luka yang akut itu adalah luka yang sembuh dengan proses alamiah, yang seharusnya dia bisa sembuh sekitar empat sampai delapan minggu,” tambahnya.Ketika penyembuhan tidak berjalan semestinya, kategori luka bisa berubah menjadi luka kronis, artinya luka yang mengalami proses sembuh lebih lama.“Kalau proses sembuhnya mengalami gangguan, dia akan menjadi suatu luka yang kronis, yang bisa sampai berminggu-minggu, berbulan-bulan, sampai bertahun-tahun,” ujar dr. Heri.Faktor yang bisa menyebabkan luka menjadi kronis antara lain infeksi, kekebalan tubuh, hingga penyakit penyerta seperti diabetes.

| 2026-01-30 23:54