Prediksi Puncak Arus Mudik Natal di 24 Desember, Arus Balik 2 Januari

2026-01-14 10:08:56
Prediksi Puncak Arus Mudik Natal di 24 Desember, Arus Balik 2 Januari
- Sebanyak 37,99 juta pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) diprediksi terjadi pada periode Natal dan Libur Tahun Baru 2025/2026. Angka ini merupakan akumulasi prediksi pergerakan saat arus mudik dan arus balik."Kami memprediksi puncak arus mudik masa libur Nataru 2025/2026 akan terjadi pada Rabu, 24 Desember 2025 dengan perkiraan pergerakan 17,18 juta orang,” kata Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dikutip dari laman resmi Kementerian Perhubungan, Selasa .Baca juga: Selain puncak keberangkatan, puncak arus balik juga diprediksi terjadi pada Jumat 2 Januari 2026, dengan pergerakan mencapai 20,81 juta orang. Untuk memastikan kelancaran perjalanan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan Posko Terpadu Angkutan Nataru 2025/2026 mulai 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.Baca juga: Kalender Libur Desember 2025, Cuti Bersama Natal Tanggal Berapa?Dudy menjelaskan, terdapat dua isu utama yang perlu diantisipasi selama periode liburan, yakni potensi lonjakan penumpang serta risiko cuaca ekstrem. Oleh karena itu, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan BMKG dan berbagai pemangku kepentingan terkait, termasuk penambahan personel di area-area siaga.Mitigasi pun juga dilakukan di seluruh moda transportasi, yakni transportasi darat, laut, udara, hingga kereta api.Baca juga: Tiket Kereta Libur Akhir Tahun Paling Laris Dipesan pada H-1 NatalKAI Sebanyak 215.646 tiket kereta api terjual pada puncak arus mudik Lebaran 2025, Jumat . Jumlah ini meningkat 9 persen ketimbang tahun lalu.Di sektor darat, pemerintah menyiapkan buffer zone, menerapkan delaying system, contraflow, hingga skema oneway secara situasional, termasuk pengaturan jalur penyeberangan.Pada sektor laut, kesiapan mencakup penyediaan kapal navigasi, patroli, buffer zone di area pelabuhan, serta pelabuhan alternatif. Sementara di udara, Kemenhub melakukan ramp check, optimalisasi jam operasional bandara, dan penambahan kapasitas penerbangan.Baca juga: Jadwal Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Total Berapa Hari?Sektor kereta api juga mendapat perhatian melalui penyiapan Daerah Pemantauan Khusus (DAPSUS), Alat Material Untuk Siaga (AMUS), serta peningkatan penjagaan di perlintasan sebidang. Hingga saat ini, Kemenhub mencatat ramp check telah dilakukan terhadap 40.683 kendaraan darat, 987 kapal laut, 191 kapal penyeberangan, 363 pesawat yang serviceable, serta 3.333 sarana kereta api.Baca juga: Natal 2025 Hari Apa? Termasuk Libur Panjang?Selain sektor transportasi, pemerintah turut mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi kemacetan di kawasan wisata, jalur arteri yang bersinggungan dengan pasar tumpah, hingga titik perlintasan kereta api.Dudy juga menekankan pentingnya koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar penyelenggaraan angkutan Nataru berlangsung aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat yang bepergian maupun menikmati libur panjang.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Meski membawa teknologi kamera baru, rumor menyebut jumlah kamera belakang Xiaomi 17 Ultra justru dipangkas menjadi tiga, dari sebelumnya empat kamera pada Xiaomi 15 Ultra.Selain sensor 200 MP, ponsel ini diperkirakan mengusung kamera utama 50 MP serta kamera ultrawide 50 MP.Xiaomi juga dirumorkan bakal menjadi produsen pertama yang menghadirkan Leica APO zoom camera di ponsel. Teknologi ini diklaim mampu menghasilkan warna lebih akurat, detail lebih tinggi, serta performa makro yang lebih baik, termasuk dalam kondisi cahaya rendah.Di luar sektor kamera, Xiaomi 17 Ultra diperkirakan akan ditenagai chipset tercanggih Qualcomm saat ini, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset tersebut bakal dipadukan dengan layar OLED berukuran 6,85 inci yang mendukung resolusi tinggi dan refresh rate tinggi.Baca juga: HP Xiaomi Redmi Note 15 Series Meluncur Global, Ini SpesifikasinyaDari sisi daya, ponsel ini dirumorkan mengusung baterai berkapasitas 7.000 mAh, meningkat dari 6.000 mAh pada generasi sebelumnya, dengan dukungan pengisian cepat hingga 100 watt.Soal desain, Xiaomi 17 Ultra disebut tidak banyak berubah dari pendahulunya. Ponsel ini dikabarkan tetap mengusung layar datar tanpa tepi melengkung, serta dilengkapi pemindai sidik jari ultrasonik di bawah layar untuk menunjang keamanan.Setelah debut di China pada pekan depan, Xiaomi 17 Ultra diyakini akan meluncur ke pasar global pada kuartal pertama atau sekitar bulan Januari-Maret 2026, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Android Headlines.

| 2026-01-14 10:12