Banser–Ansor Ikut Amankan Misa dan Natal di Gereja Santo Yakobus Lakarsantri Surabaya

2026-01-12 23:24:54
Banser–Ansor Ikut Amankan Misa dan Natal di Gereja Santo Yakobus Lakarsantri Surabaya
SURABAYA, – Polsek Lakarsantri bersama Banser dan Pemuda Ansor Kecamatan Lakarsantri melakukan pengamanan perayaan Natal di Gereja Paroki Santo Yakobus, kawasan CitraLand, Surabaya.Pengamanan dilakukan untuk memastikan misa Natal berlangsung aman dan kondusif, termasuk misa yang akan digelar pada Kamis pagi.Perwira Pengendali Polsek Lakarsantri, AKP Harianto Badal, mengatakan keterlibatan Banser dan unsur PBNU dalam pengamanan gereja sudah berlangsung lama dan menjadi bentuk soliditas antarumat beragama di wilayah tersebut.“Dari Banser maupun dari PBNU juga ikut bantu pengamanan misa atau ibadah Natal pada setiap perayaan Natal di wilayah Gereja Yakobus. Jadi untuk khususnya wilayah Kecamatan Lakarsantri dan Sambikerep, untuk setiap kegiatan ibadah, hubungan umat beragama di sini itu sangat solid,” kata Harianto saat ditemui Kompas.com di lokasi, Rabu malam.Baca juga: 15.235 Warga Binaan Se-Indonesia Terima Remisi NatalMenurut Harianto, koordinasi pengamanan telah dilakukan jauh hari sebelum Natal.Personel kepolisian disiagakan sejak dua jam sebelum ibadah dimulai, dengan pembagian tugas yang telah diatur lintas sektoral.“Kalau dari kita, sebelum Natal itu dua jam sebelumnya sudah melaksanakan pengamanan atau pengaturan. Kalau dari PBNU sendiri atau lintas sektoral, karena dia juga ada yang dituakan atau komandan regunya, jadi dia yang mengatur penempatannya,” ujarnya.Baca juga: Momen Tahanan KPK Dibesuk Keluarga Saat Hari Natal 2025Polsek Lakarsantri juga mendirikan pos pengamanan Natal dan Tahun Baru sebagai agenda tahunan.Untuk pos pengamanan, satu regu berisi enam personel diterjunkan secara bergantian, sementara seluruh personel dilibatkan untuk pengamanan kegiatan ibadah.Harianto juga memastikan tidak ada pengalihan arus lalu lintas di sekitar gereja karena kawasan tersebut merupakan area permukiman dan tidak menimbulkan kemacetan.Selain Gereja Santo Yakobus, pengamanan juga dilakukan di sejumlah titik lain.“Titik pengamanan selain di Gereja Yakobus, juga di gereja terbesar wilayah barat, area mall PTC, dan gereja-gereja kecil yang jemaatnya tidak begitu banyak,” katanya.Baca juga: Ini Rangkaian Ibadah Natal 2025 di Gereja Immanuel Jakarta PusatSementara itu, Ketua Ansor Kecamatan Lakarsantri, Rahmat Budi, mengatakan keterlibatan Banser–Ansor dalam pengamanan perayaan Natal sudah menjadi agenda rutin setiap tahun.“Sudah lama. Dari lima tahun terakhir makin lebih. dan setiap tahun kita dari Ansor-Banser ikut pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru,” ujarnya saat ditemui Kompas.com.Rahmat menyebut Gereja Santo Yakobus menjadi salah satu titik pengamanan yang paling aktif dilakukan oleh Banser–Ansor di wilayah Lakarsantri.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-01-12 20:53