Jembatan Penghubung Lamongan-Bojonegoro Amblas, Dinas Terkait Lakukan Penanganan Darurat

2026-01-12 04:46:57
Jembatan Penghubung Lamongan-Bojonegoro Amblas, Dinas Terkait Lakukan Penanganan Darurat
LAMONGAN, - Intensitas hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, ditambah kondisi kurang memadai, membuat jembatan di Dusun Godog, Desa Talunrejo, Kecamatan Bluluk, Lamongan, Jawa Timur amblas.Jembatan tersebut amblas pada Rabu sekitar pukul 11.45 WIB.Penyebab amblasnya jembatan yakni tanah di salah satu bagian fondasi penopang jembatan tergerus aliran air sungai.Ditambah, saat kejadian, aliran sungai bercampur dengan dahan dan ranting pohon."Benar, karena tergerus aliran sungai ditambah saat itu (kejadian) ada dahan pohon mengenai salah satu tiang fondasi, sehingga menyebabkan jembatan amblas," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Lamongan, Andi Kurniawan, Jumat .Baca juga: Letusan Sekunder Gunung Semeru Picu Hujan Abu, Jembatan Gladak Perak DitutupSelain itu, kata Andi, faktor lain yang turut menjadi penyebab jembatan amblas yakni kondisi jembatan yang memang kurang memadai.Bahkan, pihaknya sudah melakukan survei sekitar bulan Mei 2025 di lokasi dan menemukan bahwa jembatan memang sudah rawan ambruk."Beberapa bulan lalu, kami sudah sempat meninjau lokasi dan memang kondisinya cukup rawan (amblas). Kami juga sudah sempat mengeluarkan imbauan dan memasang pemberitahuan agar tidak dilalui kendaraan roda empat, karena kondisinya yang menurut kami rawan," kata Andi.Guna penanganan sementara terkait perbaikan jembatan tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan.Baca juga: Banjir Luapan Kali Lamong di Gresik, Warga Diimbau Tak Lintasi Jembatan PucungLangkah ini dilakukan supaya masyarakat sekitar tetap dapat mengakses jembatan tersebut."Untuk penanganan darurat sementara, kami sudah berkoordinasi dengan BPBD Lamongan, dengan material sudah mulai didatangkan hari ini. Untuk perbaikan pastinya, akan kami usulkan untuk tahun depan," tutur Andi.Sementara itu, Plt Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Lamongan, Moh Naim membenarkan bahwa pihaknya sudah berkomunikasi dengan instansi terkait untuk penanganan darurat jembatan yang ambles, supaya tetap dapat dilalui masyarakat dengan aman."Bersama masyarakat, kami akan membuat jalan darurat. Kami kirim gedek (anyaman dari bambu), bongkotan, sak, dan terpal," ucap Naim.Kepala Desa Talunrejo, Sutikno mengatakan bahwa amblasnya jembatan itu bersamaan dengan hujan deras.Baca juga: Jembatan Guntur Demak dalam Perbaikan, Berikut Rute AlternatifnyaJembatan tersebut menjadi akses utama masyarakat karena menjadi penghubung antara Desa Talunrejo (di Kecamatan Bluluk, Lamongan) dengan Desa Kedung (di Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro)."Jalan tersebut tiap hari dilewati oleh para warga untuk beraktivitas sehari-hari, maupun pelajar yang hendak pulang pergi sekolah. Beruntung tidak ada korban (saat kejadian)," ujar Sutikno.Imbas dari amblasnya jembatan sepanjang 30 meter dengan lebar 12 meter yang dibangun pada tahun 1997 di Dusun Godog tersebut, warga setempat harus menempuh akses jalan lain dengan jarak sekitar 5 kilometer.


(prf/ega)